Harga Minyak Jatuh 3%

Harga Minyak Jatuh 3%

WinNetNews.com - Setelah sempat naik ke tingkat tertingginya, harga minyak pada Senin awal pekan ini jatuh 3%. Ini akibat naiknya produksi minyak dari negara anggota Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC).

Aksi ambil untung atau profit taking juga jadi pemicu jatuhnya harga minyak.

Produksi minyak OPEC di April naik menjadi 32,64 juta barel per hari. Mendekati rekor tertingginya dalam sejarah. Ekspor minyak Irak dari lapangan di wilayah selatan juga meningkat,

Dilansir dari Reuters, Selasa (3/5/2016), di pasar New York semalam, harga kontrak berjangka minyak jenis Brent turun US$ 1,54/barel (3,3%) menjadi US$ 45,83/barel dan sempat menyentuh tingkat terendah di US$ 45,72/barel.

Harga kontrak berjangka minyak West Texas Intermediate (WTI) ditutup turun US$ 1,14/barel (2,5%) menjadi US$ 44,78/barel, dan sempat menyentuh tingkat terendah di US$ 45,72/barel.

Selanjutnya, data dari Energy Information Administration (EIA) pada Rabu ini soal produksi dan permintaan minyak, akan menentukan pergerakan harga.

Para spekulator memperkirakan, harga minyak Brent akan kembali menyentuh tingkat tertinggi.

disadur dari situs detik finance