Harga Minyak Mentah Terendah dalam Enam Tahun

Harga Minyak Mentah Terendah dalam Enam Tahun

Harga minyak mentah Amerika Serikat pada Jumat pagi WIB (14/8) jatuh ke level terendah baru dalam enam tahun 6 tahun terakhir.

Harga minyak mentah light sweet atau (West Texas Intermediate/WTI) patokan AS untuk pengiriman September, turun US$ 1,07 menjadi US$ 42,23 per barel di New York Mercantile Exchange, atau tingkat terendah sejak Maret 2009. Adapun minyak mentah brent patokan Eropa untuk pengiriman September, merosot 44 sen menjadi US$ 49,22 per barel di perdagangan London.

Pasar minyak pada pekan ini bergerak fluktuatif naik dan turun karena kekhawatiran ekonomi Tiongkok setelah Beijing melakukan devaluasi mata uang yuan. "Pasar terus berputar-putar di bawah fundamental yang sangat lemah," kata pialang dan analis Tradition Energy, Gene McGillian.

Pelemahan harga minyak berpotensi berlanjut. Meski demikian, kenaikan permintaan AS bisa membantu menahan pasar dari penurunan tersebut. Menurut Departemen Energi AS, stok bensin AS turun 1,3 juta barel dalam pekan yang berakhir 6 Agustus "Jelas permintaan di AS bertahan cukup baik dan ini adalah bullish," kata analis pasar di WTRG, James Williams.

Menurut laporan bulanan Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) yang dirilis Selasa, produksi minyak mentah OPEC meningkat 101.000 barel per hari menjadi rata-rata 31,51 juta barel per hari pada Juli dipicu kesepakatan Iran dan enam negara maju soal masalah nuklir Iran. Iran diperbolehkan menjual minyaknya ke pasar global setelah sebelumnya diembargo. Kondisi ini memicu terjadi kelebihan pasokan.

Di sisi lain, dolar AS menguat pada Kamis didukung positifnya data ekonomi. Penguatan dolar membuat minyak mentah yang dihargakan dalam dolar lebih mahal dan kurang menarik bagi pembeli yang memegang mata uang lainnya. (jk)