Skip to main content

Hargai Benda Pusaka, Djarot Proteksi Dengan Ini

Peresmian kampanye Yuk ke MonasFoto: Zool WNN
Peresmian kampanye Yuk ke MonasFoto: Zool WNN

WinNetNews.com - Bangsa yang besar adalah bangsa yang tak melupakan hingga menjaga warisan sejarahnya. Seperti yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, Sabtu (12/08/2017) di Monumen Nasional atau Monas.

Ia meresmikan tempat penyimpanan bendera pusaka Merah Putih di sana. Tempat penyimpanan bendera pusaka berada di Ruang Kemerdekaan, Tugu Monas. Selain itu, dalam kesempatan tersebut Djarot meresmikan toilet ramah disabilitas dan air mancur menari. Djarot pertama kali meninjau lokasi toilet ramah disabilitas yang terletak di Silang Monas Timur.

Akses menuju toilet itu menggunakan ramp atau jalur khusus sehingga bisa dilalui kaum difabel. Di masing-masing toilet khusus laki-laki dan perempuan itu terdapat dua toilet untuk umum dan satu toilet khusus kaum difabel. Toilet itu dilengkapi dengan wastafel dan ventilasi udara.

"Sebetulnya ini prototipe toilet yang akan dibangun Pemprov. Prototipe dengan standardisasi dan kami ingin bangun toilet semacam ini untuk ditempatkan di taman-taman kota," jelas Djarot.

Setelah itu, Djarot meninjau tempat penyimpanan bendera pusaka atau vitrin. Tempat penyimpanan itu dilengkapi dengan rolling door, humadifier sebagai alat kontrol suhu, dan kaca yang cukup tebal.

"Ini anti peluru, tebal kacanya, mantap toh," kata dia.

Terakhir, Djarot meresmikan air mancur menari atau air mancur pesona Monas yang telah selesai direvitalisasi. Air mancur menari pertama kali diresmikan pada 2005, namun kemudian rusak.

"Kita akan menikmati Monas Jakarta Fountain. Rawat ini, jangan kotori Monas, jangan kotori Indonesia, dengan tindakan-tindakan tidak terpuji," ucapnya.

Peresmian ini juga merupakan bagian dari kampanye gerakan "Yuk ke Monas". Djarot menuturkan, Monas kini bisa menjadi tempat rekreasi yang sehat.

"Gerakan Yuk ke Monas, Monas-ku, Monas-mu, Monas kita semua. Monas menjadi tempat rekreasi yang sehat, nyaman, bisa romantis, dan juga gratis," kata Djarot.

Dalam peresmian tersebut, Djarot didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Happy Farida. Hadir pula Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Sumarsono, Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah, Wali Kota Jakarta Pusat Mangara Pardede, dan jajaran pejabat Pemprov DKI Jakarta.

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top