Hari Lahir Pancasila, Bamsoet: Gotong Royong Jadi Senjata Indonesia Hadapi COVID-19
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo membacakan teks Pancasila dalam Upacara Perayaan Hari Lahir Pancasila yang dilakukan secara virtual, di Jakarta, Senin (1/6/20). (Foto: Humas MPR)

Hari Lahir Pancasila, Bamsoet: Gotong Royong Jadi Senjata Indonesia Hadapi COVID-19

Senin, 1 Jun 2020 | 18:14 | Anggara Putera Utama

Winnetnews.com -  Dalam momentum merayakan Hari Lahir Pancasila, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengatakan Indonesia sudah menunjukkan kepada dunia bahwa ideologi Pancasila yang dilandasi gotong royogn telah mampu menjadi "senjata" bangsa Indonesia menghadapi pandemik COVID-19.

Ia mengatakan, hal itu tercermin melalui sigapnya masyarakat berada di garis terdepan perjuangan melawan COVID-19, mulai dari menggalang donasi, memberikan bantuan, hingga menyiapkan tempat karantina secara mandiri di lingkungan RT/RW setempat.

"Ditengah ketidakakuratan dan simpang siur data penerima bantuan sosial yang menyebabkan lambatnya bantuan dari pemerintah turun ke lapangan, masyarakat justru sudah terlebih dahulu menggalang donasi. Memanfaatkan berbagai platform digital, donasi yang terkumpul jika ditotal mencapai ratusan miliar rupiah," kata Bamsoet, dikutip dari Antara setelah mengikuti Upacara Perayaan Hari Lahir Pancasila yang dilakukan secara virtual, di Jakarta.

Bamsoet kemudian menambahkan, sikap gotong  royong tersebut membuktikan bahwa semangat Pancasila masih mengalir deras dalam setiap aliran darah anak bangsa.

Ideologi Pancasila, menurutnya ditambabh dengan semangat ekonomi kerakyatan terbukti mampu menguatkan tiang perekonomian nasional sehingga tidak mudah rapuh diterjang berbagai badai.

Terbukti sejak diterpa krisis global 2008 dan kini pandemik COVID-19 yang mengguncang perekonomian dunia hingga hancur lebur, Indonesia juga terdampak, namun perekonomian Indonesia tidak sampai babak belur.

"Riset terbaru Morgan Stanley memperlihatkan bahwa Indonesia termasuk kelompok negara kedua, setelah Tiongkok, yang perekonomiannya akan cepat pulih ke kondisi pra-COVID-19. Kemampuan Pancasila yang selalu terbukti mampu menjaga bangsa ini dari berbagai badai, membuat berbagai ideologi transnasional lainnya tidak akan bisa hidup di Tanah Air tercinta," ujarnya.

Bamsoet mengatakan, kuatnya semangat gotong royong itu juga yang menjadikan Indonesia berada di posisi pertama sebagai negara paling dermawan se-Dunia berdasarkan survei sebuah lembaga amal berbasis di Inggris, Charities Aid Foundation (CAF).

Menurutnya, melalui tiga aspek kebaikan yang dijadikan sebagai indikator, yaitu membantu orang yang tidak dikenal, memberi sumbangan, dan menjadi relawan, Indonesia memperoleh skor 59, disusul oleh Australia, Selandia Baru, Amerika, dan Irlandia.

Dalam upacara virtual itu, Presiden Joko Widodo menjadi Inspektur Upacara dari Istana Bogor, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo membacakan teks Pancasila dari Kantor MPR RI, Ketua DPR RI Puan Maharani membacakan Pembukaan UUD NRI 1945 dari Kantor DPR RI, dan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy membacakan doa dari kantor Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...