Haris Sayangkan Pelaporan Terhadap Dirinya

Zaenal Arifin
Rabu, 03 Agustus 2016 10:34 WIB
Oleh Zaenal Arifin pada Rabu, 03 Agustus 2016 10:34 WIB
Image Haris Sayangkan Pelaporan Terhadap Dirinya

 Jakarta, Winnetnews.com - Koordinator Komisi Untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (Kontras) Haris Azhar, menyayangkan adanya pelaporan dari TNI dan BNN terkait tulisannya di laman facebook KontraS. Padahal, Haris mengaku berniat baik untuk membantu membersihkan institusi negara dari tindakan kotor.

"Mestinya bukan saya yang dilaporkan, tapi mereka harus bentuk tim independen untuk membenahi permasalahan di institusinya sendiri," kata Haris di Jakarta, Rabu (3/8/2016).

Selain itu, lanjut Haris, dirinya juga menyayangkan jika informasi yang ditulisnya tersebut, dianggap menjelek-jelekkan institusi negara yang disebutkan.

"Kalau misalnya itu dianggap jadi pandangan buruk di masyarakat, ada banyak kesaksiaan masyarakat yang bilang ke saya bahwa itu sudah menjadi rahasia publik," ucapnya.

Sebelumnya dalam tulisan Haris Azhar yang berjudul "Cerita Busuk dari seorang Bandit: Kesaksian bertemu Freddy Budiman di Lapas Nusa Kambangan (2014)", Freddy mengatakan bahwa ia memberikan uang ratusan miliar rupiah kepada penegak hukum di Indonesia untuk melancarkan bisnis haramnya di Tanah Air.

"Dalam hitungan saya selama beberapa tahun kerja menyelundupkan narkoba, saya sudah memberi uang Rp450 miliar ke BNN. Saya sudah kasih Rp90 miliar ke pejabat tertentu di Mabes Polri. Bahkan saya menggunakan fasilitas mobil TNI bintang dua," kata Freddy seperti dikutip dari laman FB KontraS.

Waspadai Bumbu Masakan Ini
Pra Pembukaan Akhir Pekan, IHSG Dibuka Turun ke 5.863

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.