Haruskah Kita Selalu Mengikuti dan Percaya Apa Kata Insting atau Firasat?
via Herheart.org

Haruskah Kita Selalu Mengikuti dan Percaya Apa Kata Insting atau Firasat?

Sabtu, 28 Des 2019 | 22:50 | Sofia Citradewi

Winnetnews.com - Kita semua memiliki suara kecil yang menyenggol kita ketika kita dihadapkan dengan keputusan sulit. Suara tak terucapkan ini sangat misterius yang muncul dari otak kita ketika kita sadar, yang dikenal sebagai "firasat." Insting kita sering dikaitkan dengan mistik atau firasat, tapi apakah kita harus percaya dengan insting kita?

Mengutip Medical Daily, insting kita adalah bagian dari Sistem 1, berpikir cepat, itulah sebabnya mengapa ia datang begitu cepat kepada kita, dan sering tidak masuk akal. Keputusan intuitif biasanya bukan sesuatu yang sudah terpikirkan dengan hati-hati dan dengan alasan, melainkan pilihan yang terbuat dari insting. Sementara itu, Sistem 2, atau berpikir lambat, adalah cara yang lebih analitis, dan berpikir sadar yang dikendalikan oleh otak kiri, dan bagian lain dari otak, yang dikenal sebagai "neokorteks".

Para peneliti telah menemukan bahwa Sistem 1 sering tahu jawaban yang benar sebelum sistem 2. Sebagai contoh, sebuah studi di Journal Psikologi Kepribadian dan Sosial yang ditemukan setelah mendengarkan rekaman banyak suara dalam suksesi, termasuk mereka sendiri, 75 peserta membuat kesalahan mengenali suara mereka sendiri. Namun, bagian yang paling menarik adalah bahwa konduktansi kulit mereka juga diukur, dan tingkat ini menjadi jauh lebih tinggi bila mereka mendengar suara mereka sendiri, meskipun mereka tidak sadar mengenali suara mereka. Hal ini menunjukkan bahwa mereka telah mengabaikan intuisi mereka, yang tahu jawaban pertama yang benar.

image0
Foto: via Herheart.org

Lalu apakah mengikuti intuisi Anda adalah hal yang benar? Belum tentu, paling tidak dalam hal empati.

Sebuah penelitian yang melibatkan lebih dari 900 peserta ini menemukan hasil secara akurat dalam hal menafsirkan dan memahami perasaan orang lain, berpikir sistematis, atau menganalisis informasi secara hati - hati yang tersedia sebelum membuat keputusan, dan itu lebih berhasil daripada pergi dengan apa yang terasa benar.

Saat kita mengandalkan pengalaman masa lalu pada dasarnya adalah bagaimana intuisi kita terbentuk, yang telah membantu nenek moyang kita menentukan teman dan musuh. Namun, kita hidup di lingkungan yang lebih aman, dan mampu menggunakan intuisi kita dalam situasi yang lain.

Kita diberi dua sistem pemikiran, dan yang terbaik adalah dengan memilih untuk mengikuti keduanya. (fsa/scd)

 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...