Hati-hati! Dicium Serangga Juga Bisa Sebabkan Kematian!

Fellyanda Suci Agiesta
Sabtu, 20 Mei 2017 12:27 WIB
Oleh Fellyanda Suci Agiesta pada Sabtu, 20 Mei 2017 12:27 WIB
Image Hati-hati! Dicium Serangga Juga Bisa Sebabkan Kematian!
Foto: Pexels

WinNetNews.com - Julukan yang diberikan pada serangga yang menyebarkan penyakit Chagas agak memembahayakan: dicium serangga.

Nama mereka berasal dari fakta bahwa mereka suka menggigit manusia di sekitar bibir dan wajah saat mereka tidur, setelah itu mereka buang air besar ke dalam luka dengan kotoran yang menampung parasit infeksius, Trypanasoma cruzi.

Parasit kemudian memasuki aliran darah dan menyebabkan penyakit Chagas, juga dikenal sebagai trypanosomiasis.

Meskipun penyakit ini umumnya dianggap ringan atau bahkan tidak bergejala di antara sebagian besar, sebuah penelitian baru menemukan bahwa kematian yang dipicu oleh infeksi jauh lebih umum daripada yang kita ketahui, dan tidak dikenali.

Dalam penelitian yang dipublikasikan di jurnal PLOS Neglected Tropical Diseases , infeksi Chagas ternyata dapat meningkatkan risiko kematian sebanyak dua sampai tiga kali.

"Di setiap kategori usia, orang-orang yang mengidap Chagas meninggal dunia lebih banyak daripada orang-orang yang tidak memgidap Chagas," kata Dr. Ligia Capuani, seorang peneliti penyakit menular di Faculdade de Medicina da Universidade de Sao Paulo, di Brasil.

"Jadi jika kamu terinfeksi di awal kehidupan, kamu harus diobati," katanya.

Memang, penyakit Chagas sudah menyebar di Amerika, 25 negara bagian AS, dengan konsentrasi terbesar di Selatan.

7 Benda ini Bisa Pengaruhi Kinerja di Kantor
Piala Dunia 2018: Brasil Kalahkan Kosta Rika 2-0

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.