(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Hati-hati! Ini 4 Dampak Buruk Terlalu Banyak Duduk dan Cara Mengatasinya

Muchdi
Muchdi

Hati-hati! Ini 4 Dampak Buruk Terlalu Banyak Duduk dan Cara Mengatasinya ilustrasi duduk (Foto-Thinkstock)

WinNetNews.com - Duduk di atas kursi sepanjang hari, ada yang akrab dengan aktivitas tersebut? Kalau kamu salah satu orang yang menghabiskan waktu terlalu banyak duduk sambil menatap layar komputer sebaiknya sadari kalau ini tidak baik.

Ada beragam risiko yang menghantui. Namun seperti kata pepatah, selalu ada solusi bagi tiap masalah. Apa saja bahayanya terlalu banyak duduk?  Yuk disimak ya.

1. Postur tubuh

Tanpa sadar, posisi duduk jadi tidak diperhatikan saat harus duduk dalam jangka waktu yang panjang. "Posisi duduk merosot terlalu bawah di bangku atau terlalu bungkuk bisa berpengaruh secara tidak langsung terhadap struktur tulang belakang.

Pengaruhnya terutama terhadap otot-otot yang melekat di tulang belakang," tutur dr Benedictus Megaputera SpOT, Msi, beberapa waktu lalu,seperti  dikutip dari situs detikHealth, Jakarta, Selasa (18/9/2018). dalam jangka panjang akan menimbulkan gangguan pada struktur tulang belakang. Misalnya saja sering capek, nyeri punggung, nyeri leher, dan kesemutan.

Solusi: Sebisa mungkin jaga posisi agar tetap tegak saat duduk. Layar komputer harus setinggi mata untuk mencegah bungkuk. Gunakan juga kursi yang dilengkapi dengan sandaran punggung dan tangan serta alas duduk yang nyaman dan tidak terlalu keras. Pilih kursi dengan sandaran tangan yang dapat menopang siku dan bahu dengan rileks.

2. Risiko penyakit meningkat

Penelitian menunjukkan bahwa gaya hidup yang tidak aktif dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2 atau penyakit jantung. "Penelitian mengatakan bahwa 50 hingga 70 persen orang menghabiskan lebih dari 6 jam dalam sehari untuk duduk. Jika dilakukan terus menerus, risiko penyakit yang mengintai sama seperti merokok, yakni penyakit jantung," tutur dr Jessica Matthews, pakar kesehatan olahraga daro Miramar College, San Diego, seperti dilansir Reuters.

Solusi: Luangkan waktu tiap beberapa menit sekali untuk berjalan kaki mengelilingi kantor. Saat makan siang juga sebaiknya menggunakan tangga dibandingkan naik lift kalau memang masih memungkinkan.

3. Kalori yang dibakar jadi jauh lebih sedikit

Berdiam diri di kantor hanya dengan duduk bisa membuat tubuhmu bergerak terlalu sedikit, kalori yang dibakar pun bisa jadi lebih sedikit bila dibandingkan orang yang masih aktif berjalan-jalan keliling kantor.

Apalagi, duduk di kursi tanpa ngemil? Yakin bisa tahan?

Solusi: Jangan diam terus di meja, sesekali berjalan kaki di sekitaran kantor. Batasi juga camilan yang kamu sediakan di atas meja. Tanpa sadar sudah berapa banyak tuh kalori yang bertambah.

4. Risiko kanker meningkat, terutama untuk: wanita!

Studi yang dilakukan oleh para peneliti di American Cancer Society menemukan kalau wanita yang menghabiskan waktu 6 jam atau lebih yang digunakan untuk duduk tiap harinya punya risiko 10 persen lebih besar untuk terkena kanker daripada wanita yang menghabiskan 3 jam atau lebih untuk duduk per hari.

"Waktu luang duduk yang lebih lama terkait dengan risiko yang lebih tinggi dari total risiko kanker pada wanita, dan secara spesifik pada multiple myeloma (kanker sel plasma) serta kanker payudara dan ovarium.

Tetapi hal ini tidak terkait dengan risiko kanker pada pria, " dr. Alpa Patel, pemimpin tim yang mengarahkan Cancer Prevention Study-3 di American Cancer Society.

Solusi: Jika memang pekerjaan mengharuskan kamu duduk berlama-lama di kantor, berikan waktu berolahraga sebelum atau usai bekerja. Soalnya, kalau kelamaan duduk biasanya orang juga jadi lebih malas untuk bergerak meskipun sebenarnya sudah 'menabung' banyak waktu duduk.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});