Hati-Hati Penipuan Berkedok Penggalangan Dana di Internet, Berikut Saran Kaspersky

Sofia Citradewi
Sofia Citradewi

Hati-Hati Penipuan Berkedok Penggalangan Dana di Internet, Berikut Saran Kaspersky

Winnetnews.com - Facebook kini sedang mengalami gelombang aktivitas kampanye berupa penggalangan dana palsu. Polanya cukup sederhana: Pelaku akan membuat sebuah grup kemudian mereka tambahkan beberapa konten untuk diposting. Mereka akan memberikan rincian cara melakukan transfer bank didukung dengan komentar yang cukup terlihat ramai dan meyakinkan.

Grup tersebut cenderung akan bersifat klise (mengikuti template). Nama grup berisi permohonan bantuan, dan konten postingan akan menggambarkan sebuah cerita emosional, biasanya tentang anak-anak yang menderita penyakit parah, kemudian diilustrasikan oleh foto dan video yang diposting pada laman grup.

Beberapa posting biasanya menyalin kata-demi-kata dari postingan grup penipuan lainnya. Satu-satunya detail yang berbeda di setiap grup adalah nama anak, diagnosa penyakit, dan nama rumah sakit tempat mereka menerima perawatan. Seringkali informasi kontak dan rincian transfer bank tertera persis sama pada beberapa grup, dimana ini menjadi indikator penipuan yang paling dapat diandalkan dan seharusnya mudah untuk diketahui.

Grup penipuan baru dapat muncul setiap bulannya, dan meskipun keluhan dari masyarakat mampu menghentikan aksinya dengan cepat, masih terdapat beberapa pengguna sudah terlanjur masuk dan melakukan transfer sejumlah dana kepada para penipu.

Bagaimana Anda Membedakan Penipuan dan Penggalangan Dana Sebenarnya Dari Sebuah Yayasan?

Tentu saja, bersamaan dengan grup palsu di Facebook, orang-orang nyata dengan masalah sesungguhnya juga melakukan pengumpulan dana. Oleh karena itu, ini tidak mengajak Anda untuk mengabaikan semua permintaan bantuan di Internet. Kami telah menyusun daftar petunjuk untuk Anda agar dapat mempertimbangkan apakah kampanye penggalangan dana tersebut asli atau tidak.

Usia Grup dan Isi Kontennya

Apabila grup baru berusia beberapa minggu dan hanya berisi sekitar tiga posting, namun telah dilihat dan di re-posting beberapa ribu kali, kemungkinan besar grup ini dijalankan oleh para pelaku penipuan. Sebuah komunitas yang asli akan membutuhkan beberapa waktu untuk berkembang, dan pengorganisir grup-grup ini memberikan lebih banyak informasi secara signifikan.

Tekanan Bagi Anda Untuk Merasa Iba

Penggunaan video emosional, ketersediaan foto-foto berkualitas rendah, ayat-ayat sedih, dan banyaknya teks yang menggunakan huruf kapital serta tanda seru telah dirancang untuk membuat Anda bertindak secara spontan tanpa berpikir kritis mengenai kebenaran cerita.

Apa Reaksi Kamu?