(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Hebat! 6 Perusahaan Ini CEO-nya Adalah ‘Anak Kecil’

Sofia
Sofia

Hebat! 6 Perusahaan Ini CEO-nya Adalah ‘Anak Kecil’ Courtesy of Zollipops

Winnetnews.com - Punya perusahaan di usia muda sepertinya menjadi impian semua orang. Namun banyak yang beranggapan bahwa seorang pemimpin perusahaan pastilah sudah berumur matang. Misalnya saja fakta di lapangan, rata-rata usia CEO atau miliuner di China adalah 53 tahun, sedangkan rata-rata usia miliuner dunia 64 tahun.

Tapi kamu pasti akan terheran-heran ketika mengetahui ternyata ada lho perusahaan yang CEO-nya remaja berusia belasan tahun, bahkan anak kecil di bawah umur 10 tahun. Mau tahu seperti apa profil mereka. Yuk baca terus sampai habis ya!

1. Megan Grassell, Yellowberry


Sumber Foto: Forbes

Megan Grassell, berusia tujuh belas tahun ketika bosan dengan pilihan bra "seksi" berpotongan rendah untuknya dan adik perempuannya. Jadi dia memutuskan untuk merancang peluncuran Yellowberry, sebuah lini bra yang keren dan nyaman yang terlihat seperti remaja dan belasan tahun.

Sejak diluncurkan pada tahun 2014, ia kemudian menambahkan t-shirt, camisole (baju dalam), dan loungewear (sejenis piyama). Jargon positif untuk lini produknya adalah “Cari dan temukan pelukan saat Anda membutuhkannya”.

2. Benjamin “Kickz” Kapelushnik, Sneaker Don


Sumber Foto: Sneak Hype

Benjamin baru berusia 15 tahun ketika dia memutuskan untuk mengubah kesukaannya terhadap sepatu kets menjadi bisnis, yang mengkhususkan pada sepatu limited-edition yang sulit didapat. Dia memulai bisnisnya dengan membayar teman untuk mengantre ketika ada sepatu edisi terbatas baru dirilis.

Sekarang, dia memiliki koneksi dengan retailer untuk membantunya mendapatkan sepatu yang paling dicari secara massal untuk Sneaker Don. Kliennya saat ini adalah para atlet dan musisi ternama, termasuk DJ Khaled dan P. Diddy.

3. Asia Newson, Super Business Girl


Sampson Cunningham/Courtesy Super Business Girl

Asia Newson memulai bisnis pembuatan lilin pada usia 5 tahun. Namun sejak itu, ia memperluas visinya untuk menawarkan merchandise dan lokakarya "Super Business Girl" untuk membantu menginspirasi dan mendorong anak-anak SMP dan SMA yang ingin jadi enterpreneur.

4. Mihir Garimella, Firefly


Sumber Foto: Millennials Enterpreneurs

Mahasiswa baru Universitas Stanford yang berusia 18 tahun ini memiliki sejumlah proyek, termasuk membuat aplikasi PR (pekerjaan rumah) dan mengerjakan teknologi untuk mendiagnosis gegar otak di sela-sela pertandingan sepak bola.

Karya terbarunya, Firefly Otonomi, yaitu menciptakan pesawat tanpa awak yang dapat pergi ke lokasi berbahaya atau sulit, dari memeriksa peralatan hingga melakukan misi pencarian dan penyelamatan selama kebakaran atau bencana lainnya.

5. Alina Morse, Zollipops


Sumber Foto: Detroit Free Press

Alina berusia 7 tahun ketika merasa lelah karena harus menolak lolipop di bank dan tempat-tempat lain karena permen itu tidak baik untuk giginya. Lalu dia dan ayahnya mengerjakan formulasi lollipop yang bebas gula — dan benar-benar dapat membantu mengurangi jumlah asam di mulut setelah makan untuk mengurangi kemungkinan kerusakan gigi. Begitulah Zollipops dilahirkan. Kini ia berusia 14 tahun dan perusahaannya telah berkembang membuat permen Zolli Drops dan Zaffi Taffy untuk suguhan yang lebih kenyal.

6. Moziah “Mo” Bridges, Mo’s Bows


Sumber Foto: Forbes

Mo Bridges saat itu tidak terkesan dengan pilihan dasi kupu-kupu yang dimilikinya untuk acara khusus, jadi dia mulai bekerja dengan neneknya untuk merancang sendiri — dan di situ lah Mo’s Bows dimulai. Bisnisnya, yang ditampilkan di Shark Tank, sekarang memiliki kontrak dengan perusahaan seperti NBA. Dasi kupu-kupu perusahaan yang berbasis di Memphis ini semuanya buatan tangan dari Tennessee.

 

 

Penulis : Baiq Fevy Shofya Wahyulana
Editor : Baiq Fevy Shofya Wahyulana

Apa Reaksi Kamu?

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});