Hei Anak Muda! Jangan Banyak Makan Garam, Nanti Tuanya Kena Stroke!

Hei Anak Muda! Jangan Banyak Makan Garam, Nanti Tuanya Kena Stroke!

Selasa, 9 Mei 2017 | 15:55 | kontributor

winnetnews.com - Konsumsi garam berlebih membawa risiko penyakit. Termasuk pada remaja yang menjadi mudah terserang stroke.

Dekade yang lalu tekanan darah tinggi, penyakit jantung dan serangan stroke hanya dialami oleh orang tua. Tetapi kini sudah menjadi penyakit yang dipicu gaya hidup kaum muda, lapor NDTV Food (8/5/2017).

Sebuah studi terbaru diadakan oleh peneliti dari Cincinmati Children's Hospital memberi bukti. Konsumsi garam yang tinggi di kalangan anak muda meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, serangan jantung dan stroke di kemudian hari.

Tim ahli meneliti 775 orang remaja yang diukur elastisitas arteri brachial (BranchD), pembuluh darah di lengan atas. Juga kecepatan gelombang denyut nadi (PWV) mereka diukur. Perjalanan darah antara arteri karotid di leher dan arteri femoralis di selakangan.

Konsumsi sodium mereka juga diukur dengan melaporkan makanan selama 3 hari. Hasilnya menunjukkan makin tinggi konsumsi rata-rata sodium berkaitan dngan BrachID yang rendah, atau pembuluh arteri makin kaku dan PWV lebih tinggi.

Peneliti juga mempertimbangkan faktor umur, ras, jenis kelamin, indeks massa tubuh dan tingkat elektrolit darah yang bisa mempengaruhi hasil. Menurut peneliti, kekauan pembuluh darah arteri menunjukkan faktor risiko serangan jantung yang mengakibatkan stroke pada orang dewasa. Hal ini bisa dideteksi dengan menempatkan monitor pada kulit di dekat arteri besar di lengan, leher dan daerah selangkangan.

Menurut Elaine M Urbina, Direktur Preventive Cardiology di Cincinnati Children's Hospital Medical Center, kedua hasil tu menunjukkan tingkat kekakuan yang lebih tinggi pada arteri perifer di ekstremitas, dan juga di arteri sentral.

Kondisi ini berkaitan dengan konsumsi natrium yang tinggi. Hasil penelitian ini disampakaikan dalam pertemuan Kesehatan Masyarakat Pediatrik 2017 di San Francisco.

Konsumsi garam berlebih, tidak hanya dengan menaburkan garam pada makanan tetapi juga garam pada makanan olahan juga fast food. Menurut pedoman WHO orang dewasa harus membatasi asupan garam kurang dari 5 gram ( 1 sendok teh) setiap hari.

Selain itu juga perlu selalu menjaga tubuh terhidrasi. Karena asupan air berkaitan dengan elektrolit tubuh yang tak seimbang dalam tubuh termauk sodium. Sebaiknya baca informasi kandungan natrium dan sodium pada kemasan makanan. Sellau pilih garam alami seperti garam laut yang lebih sehat.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...