HeyStartic sulap sak semen bekas jadi tas cantik

HeyStartic sulap sak semen bekas jadi tas cantik

Sak semen biasanya hanya menjadi sampah yang akhirnya dibuang begitu saja. Tetapi, nyatanya sak semen bisa menjadi tas cantik berdaya jual tinggi dan sangat bermanfaat untuk orang lain.

Vania Santoso, lulusan fakultas ekonomi UNAIR adalah pencetus ide kreatif ini dengan nama produksi HeyStartic. Ide kreatifnya, berawal sejak 2 tahun yang lalu ketika melihat sampah plastik yang ada di lingkungan sekitar. Sampah plastik tersebut diolah dengan batik dan kulit menjadi barang yang disukai banyak orang.

Dalam jangka waktu kurang dari 2 tahun, HeyStartic telah banyak berinovasi, salah satunya adalah pembuatan tas dari sak semen. Sak semen bekas dikumpulkan, kemudian di pesut, diberi warna, dan dipernis agar terlihat lebih menarik.

Ide kreatif ini juga telah mendapat penghargaan dari PBB, karena telah berhasil mengolah sampah menjadi bahan yang berguna. Tidak hanya itu, HeyStartic juga banyak mengikuti pameran dari dalam negeri, salah satunya Jember Fashion Carnaval (JFC) pada tanggal 27 hingga 30 agustus 2015. Bahkan, pameran tas berbahan sak semen ini juga sampai ke Benua Eropa.

image0

Harga tas lucu dan inovatif ini juga relatif murah jika dibanding dengan tas lainnya, antara Rp 75 ribu hingga Rp 300 ribuan.

"Untuk rentang harga tas ini antara Rp 75 ribu hingga Rp 150 ribu untuk tas yang imitasi. Sedangkan untuk tas yang berbahan sak semen dicampur dengan bahan kulit, rentan harganya Rp 250 ribu hingga Rp 300 ribu," ujar Pak Edwin (62), selaku karyawan HeyStartic, saat ditemui di Jember, Minggu (30/8).

Pembuatan tas ini bertempat di daerah Jemursari, Surabaya. Sedangkan untuk pemasarannya sendiri, HeyStartic masih menjual online melalui Instagram dan Twitter.