(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Hidup Sehat Dengan Rutin Berolahraga Lari

Nadia Chevina
Nadia Chevina

Hidup Sehat Dengan Rutin Berolahraga Lari

Olahraga lari merupakan olahraga yang makin banyak diminati masyarakat perkotaan di Indonesia. Tak hanya sekedar menjadi tren, olahraga ini membawa manfaat bagi kesehatan.

Pendiri komunitas lari Indo Runners mengatakan sebelum ia rutin berolahraga lari, ia sering sakit. Setahun bisa 9 kali sakit flu. Sekarang, paling satu atau dua kali sakit flu dalam setahun. Kemudian ia merasakan lebih fit daripada sebelumnya setelah berolahraga lari.

Menurut Reza, lari merupakan olahraga yang paling sederhana dan murah meriah. Ia pun senang, lari makin banyak peminatnya, baik pria maupun wanita. Tahun 2009 lalu, Reza mengaku sulit mengajak orang untuk olahraga lari. Namun, kini anggota komunitas Indo Runners pun terus bertambah dan sudah mencapai sekitar 50 ribu orang.

Bagi orang yang baru mulai olahraga lari, Reza menyarankan untuk melakukannya secara bertahap. Bisa dilakukan rutin 3 kali seminggu dengan jarak dan waktu berlari yang disesuaikan dengan kemampuan. Misalnya, lari selama 20 menit terlebih dahulu dan sisanya berjalan kaki. Hari-hari berikutnya bisa tambah waktu dan jarak lari secara bertahap. Pada awal berlari pun sebaiknya stabil atau tidak memaksa untuk terlalu kencang. Hal ini bisa membuat Anda cepat lelah saat pertengahan lari.

Reza juga mengingatkan pentingnya terhindar dari dehidrasi saat lari. Untuk itu, jangan lupa mengganti cairan tubuh yang keluar melalui keringat dengan air putih. Selain itu, Reza mengimbau seseorang untuk cek kesehatan ke dokter terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk rutin olahraga lari. Menurut Reza, belum tentu semua orang memiliki kondisi yang aman untuk lari.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});