Hilang Hampir 22 Tahun, Pria Ini Ditemukan Lewat Google Maps

Nurul Faradila
Nurul Faradila

Hilang Hampir 22 Tahun, Pria Ini Ditemukan Lewat Google Maps Sumber: Kompas

Winnetnews.com - Google Maps ternyata tidak hanya berfungsi untuk menunjukkan jalan, namun ternyata aplikasi ini juga bisa membantu kita untuk mencari orang yang telah lama hilang. Seperti yang terjadi pada kisah seorang pria yang telah hilang 21 tahun lalu dan baru berhasil ditemukan berkat Google Maps.

William Moldt, pria yang berasal dari Lantana, Florida, dilaporkan telah menghilang sejak ia pulang dari kelab malam pada 7 November 1997. Saat itu, ia berusia 40 tahun.

Dilansir dari Kompas.com, pria tersebut dinyatakan sebagai orang hilang dan polisi pun melakukan penyelidikan. Namun seiring waktu berjalan, kasus ini pun dihentikan.

Hingga akhirnya, pada 28 Agustus 2019 lalu, polisi memberikan respon atas laporan kalau ada yang menemukan mobil di sebuah kolam yang letaknya berada di Moon Bay Circle, Wellington.

Saat mobil tersebut ditarik dari dasar kolam, ditemukan kerangka di dalamnya. Satu pekan kemudian, tim medis pun memastikan kalau kerangka itu adalah milik Moldt.

Polisi mengatakan kalau mobil berisi Moldt di dalamnya ditemukan oleh warga sekitar yang saat itu sedang melakukan pencarian melalui Google Maps.

Warga tersebut lalu memberitahu tetangganya tentang apa yang ia lihat. Menggunakan drone, mereka pun melihat ada mobil yang tenggelam di kolam dan segera menghubungi polisi.

Mengutip laporan dari Charley Project, pusat data bagi kasus yang mengendap di Amerika Serikat menyatakan, kendaraan tersebut ternyata sudah terlihat melalui satelit Google Earth sejak 2007. Namun ternyata, polisi tidak mengindahkan laporan dari pencarian Google Maps, hingga salah satu warga yang tidak sengaja menemukannya setelah 12 tahun berlalu.

Kantor Sheriff Palm Beach Country menduga Moldt tidak dapat mengemudikan mobilnya dengan benar dan kemudian masuk ke kolam. Otoritas setempat pun menjelaskan, investigasi awal menunjukkan mereka tidak punya petunjuk ke mana mobil tersebut hingga 21 tahun berselang dan surutnya air membuat mobil itu terlihat.

Juru bicara penegak hukum Therese Barbera mengatakan kalau ia tidak bisa mengetahui apa yang terjadi beberapa tahun lalu hingga akhirnya Moldt ditemukan bulan lalu.

“Yang kami tahu adalah dia seperti ditelan Bumi. Kemudian yang terjadi adalah dia ditemukan,” terangnya.

Penemuan tersebut berhasil membuat warga kaget. Diketahui, Moldt meninggalkan klab malam pukul 23.00 waktu setempat. Ia disebut sebagai pribadi yang jarang bersosialisasi. Sebelum kejadian, Moldt hanya meminum beberapa gelas.

“Dia nampaknya tidak mabuk dan bukan peminum yang buruk,” ulas laporan Sistem Orang Hilang dan Tak Teridentifikasi Amerika Serikat.

Moldt diketahui menelpon pacarnya sekitar pukul 21.30 dan memberitahunya kalau ia akan segera pulang. Namun, dia tidak kunjung sampai di rumah hingga 21 tahun kemudian. Polisi pun saat ini sudah memberitahu keluarga Moldt mengenai penemuan kerangka tersebut.

Apa Reaksi Kamu?