Hindari Kampanye di Bulan Ramadan, PKB Dukung Pemilu Digelar Februari 2024
Wakil Ketua Komisi II DPR RI dai Fraksi PKB Luqman Hakim

Hindari Kampanye di Bulan Ramadan, PKB Dukung Pemilu Digelar Februari 2024

Senin, 11 Okt 2021 | 11:04 | Anggara Putera Utama

Winnetnews.com -  Wakil Ketua Komisi II DPR RI dai Fraksi PKB Luqman Hakim mengatakan pihaknya mendukung usulan KPU terkait hari pelaksanaan pemilu yang diadakan pada 21 Februari 2024. Ia menilai jika diadakan 15 Mei akan berpotensi puncak kampanye di bulan Ramadan.

"Puncak kampanye Pemilu di dalam bulan Ramadan tentu tidak elok dan berpotensi mengganggu ibadah umat Islam. Ingat, kita adalah bangsa yang berketuhanan," kata Luqman pada wartawan, Minggu (10/10).

Luqman mengingatkan jangan sampai pemerintah dituduh melakukan penistaan atau politisasi karena puncak kampanye digelar di tengah bulan Ramadan.

"PKB tidak ingin, keutuhan NKRI terancam akibat Pemilu 2024. Inilah diantara pertimbangan PKB kenapa coblosan Pemilu 21 Februari jauh lebih ideal dan rasional," jelas Luqman.

Selain itu, jika Pemilu diadakan 15 Mei dan Pilkada 27 November, Luqman khawatir akan berpotensi terjadi seperti Pemilu 2019 dimana memakan banyak korban jiwa.

"Ingat, tahun 2019 dengan satu pemilu saja, ratusan petugas KPPS meninggal dunia dan ribuan lainnya jatuh sakit. Kita bisa bayangkan, tahun 2024 dengan beban Pemilu dan Pilkada Serentak dalam waktu berdekatan, akan berapa ribu petugas meninggal dunia dan jatuh sakit?," kata dia.

"PKB tentu tidak ingin Pemilu menjadi mesin pembunuh bagi para petugas yang menyelenggarakannya. Jangankan ribuan, satu nyawa saja bagi PKB sangat berharga untuk diselamatkan," sambungnya.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...