Hindari Kena Serangan Jantung Kedua Kali, Ini Cara Mencegahnya
ilustrasi

Hindari Kena Serangan Jantung Kedua Kali, Ini Cara Mencegahnya

Kamis, 6 Jun 2019 | 09:00 | Rusmanto

Winnetnews.com -  Tentu saja setelah mengalami serangan jantung untuk pertama kalinya, Anda tak ingin hal tersebut terulang kembali. Namun sayangnya, peluang dari serangan jantung kedua kalinya mungkin saja terjadi. Hal ini tergantung bagaimana Anda menjaga kesehatan tubuh.

Tak hanya sekali, serangan jantung kedua bisa terjadi

Tidak menutup kemungkinan bahwa Anda yang sudah terkena serangan jantung akan mengalaminya lagi di kemudian hari. Hal ini dapat terjadi apabila gaya hidup Anda yang dulu tidak diubah menjadi lebih sehat.

Seperti yang dilansir dari American Heart Association yaitu yayasan jantung di Amerika Serikat, sekitar 20% pasien berumur 45 tahun ke atas berkesempatan tinggi untuk terkena serangan yang kedua. Hal tersebut umumnya terjadi sekitar 5 tahun setelah serangan jantung yang pertama.

Oleh karena itu, mencegah serangan jantung yang kedua adalah prioritas utama yang sudah seharusnya Anda lakukan. Nah, terdapat beberapa hal yang harus Anda perhatikan demi mengurangi peluang tersebut.

Kunci utama mencegah serangan jantung kedua muncul

Memang, tidak mudah untuk mengubah kebiasaan yang sudah terbentuk sejak lama. Namun, jika Anda ingin hidup lebih sehat dan terhindar dari berbagai masalah jantung, maka Anda harus menghindari berbagai pemicunya.

Nah, supaya tidak ada lagi serangan jantung kedua atau kesekian kali berikutnya, sebaiknya ikuti tips berikut ini: 

1. Berhenti merokok

Merokok adalah salah satu penyebab utama terjadinya serangan jantung. Tembakau dapat menyebabkan pembekuan darah, merusak pembuluh darah, dan mempersulit darah serta oksigen mencapai organ lain, termasuk jantung.

Jika Anda sudah pernah alami serangan jantung, maka sebaiknya mulai dari situ Anda berhenti merokok, bahkan menghindari asapnya. Oleh karena itu, bagi Anda yang ingin berhenti merokok, Anda bisa memulainya dengan cara:

  • Membuat rencana untuk berhenti merokok
  • Mengganti tembakau dengan permen karet nikotin, nicotine patch, atau obat yang diresepkan oleh dokter
  • Mengikuti program untuk membantu menghilangkan kebiasaan merokok.

Jika terasa sulit, Anda bisa menanyakan kepada dokter apakah ada program yang membantu Anda untuk keluar dari lingkaran setan tersebut. Selain itu, dukungan dari orang-orang terdekat juga sangat berpengaruh untuk berhasil menghentikan kebiasaan buruk ini.

2. Makan makanan yang lebih sehat

Konsumsi makanan yang sehat ternyata juga dapat mengurangi risiko serangan jantung yang kedua. Mulailah untuk menjauhi makanan yang memiliki lemak jenuh dan lemak trans yang tinggi.

Selain itu, ubat diet Anda dengan konsumsi sedikit garam, gula, dan produk susu berlemak tinggi. Tambahkan lebih banyak buah, sayur dan protein tanpa lemak. Jika Anda bisa melakukannya, makan otomatis kadar lemak jahat (LDL) dan trigliserida akan menurun. 

LDL dan trigliserida yang tinggi dapat memicu timbulnya plak aterosklerosis, sehingga serangan jantung pun dapat terjadi. Nah, maka dari itu mulai sekarang kurangi konsumsi makanan berjenis kue, goreng-gorengan, kentang goreng, dan sebagainya.

3. Mengontrol kadar kolesterol

Jika masih bingung pola makan apa yang harus diikuti untuk menurunkan kolesterol jahat, Anda bisa menjalani program DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension). Nah, program diet yang satu ini bertujuan untuk mengendalikan hipertensi.

Dengan menjalani DASH, Anda dapat mengurangi asupan garam dan menambah variasi makanan yang dapat menurunkan tekanan darah. Hal tersebut dilakukan dengan tetap makan 3 kali sehari untuk mencukupi asupan 2000 kalori selama sepanjang tahun. Mulai dari mengonsumsi makanan gandum utuh, memperbanyak buah dan sayuran, sampai membatasi asupan makanan yang diolah dengan minyak kelapa.

Selain program diet DASH, biasanya dokter akan menganjurkan untuk mengonsumsi obat-obatan penurun kolesterol, seperti statin atau ezetimbie jika sudah terlanjur parah.

Kolesterol yang tinggi dapat memicu serangan jantung untuk kedua kalinya, sehingga penting sekali untuk menjaganya dalam batas aman.

4. Rutin berolahraga

Menurunkan LDL dan tekanan darah pun dapat dilakukan dengan rutin berolahraga. Selain membuat kesehatan menjadi lebih baik, kebiasaan ini juga memperkuat otot jantung Anda. Bagi para penyandang obesitas, olahraga sangat dianjurkan untuk dilakukan agar dapat menurunkan berat badan mereka sehingga tidak terjadi serangan jantung kembali.

Mulailah rutin berolahraga selama 30-60 menit per hari. Tidak perlu melakukan aktivitas fisik yang ekstrim. Anda bisa menggunakan treadmill yang ada di gym atau rumah Anda untuk memulainya. Jika tidak ada, jalan pagi atau jogging dengan durasi waktu yang telah disebutkan pun menjadi alternatif yang cukup baik.

Sebelum memulai aktivitas ini, tanyakan dahulu kepada dokter Anda. Jenis olahraga apa yang cocok dengan kondisi Anda saat itu.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...