Honda Masih Punya Banyak Pekerjaan Rumah

Honda Masih Punya Banyak Pekerjaan Rumah

Selasa, 2 Feb 2016 | 06:59 | Rusmanto
WinNetNews.com - Marc Marquez meraih hasil tak memuaskan di hari pertama tes pramusim MotoGP 2016 di Sepang. Dia mengakui kalau timnya masih perlu banyak perbaikan.

Dalam tes hari pertama di Sirkuit Sepang, Senin (1/2/2016), catatan waktu terbaik Marquez adalah dua menit 2,278 detik. Catatan tersebut hanya menempatkan Marquez di urutan ketujuh, terpaut hingga 1,5 detik dari Jorge Lorenzo yang menguasai hari pertama.

Marquez menyadari kalau timnya masih perlu banyak perbaikan. Apalagi dengan perubahan ban dari Bridgestone menjadi Michelin serta kebijakan penggunaan ECU tunggal, banyak penyesuaian yang harus dikerjakan.

"Mungkin Jorge terlalu jauh! Dibandingkan dengan apa yang kami perkirakan," ujar Marquez soal selisih catatannya dengan Lorenzo seperti dikutip Crash.

"Soal sisanya, Valentino --yang kedua-- lebih dekat. Kami sudah sedikit memperkirakan situasi ini karena butuh waktu untuk bekerja dengan elektronik dan menemukan feeling yang bagus dengan ban."

 

"Dengan ban, saya tidak punya masalah besar, tapi sepertinya dengan elektronik dan karakter mesin saya masih tidak merasa nyaman. Jadi untuk alasan itu, hari ini sedikit spesial. Kami mencoba untuk bekerja dan tentu menekan, tapi sepertinya kami harus memperbaiki banyak hal," katanya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Dani Pedrosa. Pedrosa yang mengakhiri tes hari pertama dengan menempati posisi keempat itu menyoroti masalah sasis dan mesin.

"Hari ini jelas bukan hari termudah, jelas kami punya beberapa masalah dengan motor, kami harus bekerja. Tapi positifnya adalah Honda tahu soal ini dan Honda banyak bekerja dari Jepang, mereka mengerahkan banyak upaya," ucap Predosa.

"Kami punya masalah sasis dan mesin yang harus kami perbaiki dengan elektronik baru, untuk membuat motor cepat di lintasa. Pada dasarnya, mengerem, masuk dan keluar tikungan, kami harus membuat motor bekerja lebih baik," imbuhnya.

disadur dari detik sports

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...