Hore! Operasional Tol Japek II Elevated Oktober 2019
Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II Elevated diprediksi beroperasi Oktober 2019. (Foto: Okezone)

Hore! Operasional Tol Japek II Elevated Oktober 2019

Kamis, 19 Sep 2019 | 10:47 | Khalied Malvino

Winnetnews.com - Warga Jakarta boleh sedikit berbangga hati, pasalnya tol terpanjang di Indonesia, Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II Elevated bakal beroperasi akhir tahun ini. Rencananya, jalur tersebut digunakan untuk libur panjang Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

PT Waskita Karya Tbk (WSKT) selaku kontraktor Tol Japek II Elevated ini menyatakan progres pekerjaan konstruksi jalan tol yang panjangnya mencapai 36 kilometer ini sudah mencapai 96,5 persen hingga 15 September 2019.

Dijelaskan Project Manager WSKT Tol Japek II Elevated, Fatkhur Rozaq, mengungkapkan belum capaian persentase itu masih terkendala penyelesaian masalah relokasi Menara Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) di KM 17.

“Proyek ini cukup kritis karena harus diselesaikan dalam periode waktu yang sangat ketat,” terang Fatkhur seperti dilansir Kompas.com, Rabu (18/9/2019).

Melansir laman Detik.com, seluruh pekerjaan konstruksi ditargetkan rampung September 2019. Dengan begitu selanjutnya bisa dilaksanakan uji laik operasi.

"Ini bagian dari proses uji laik operasi atau jalan layang ini bisa difungsikan harus melalui uji beban, uji kekesatan. Ini yang menjadi faktor cukup siginifikan adalah uji beban," jelasnya.

Menurutnya tol layang dengan bentang panjang 36 KM menjadi tantangan tersendiri. Uji beban ini, sesuai arahan dari KKJTJ harus dilakukan di semua pekerjaan long span dan pekerjaan-pekerjaan dengan span-span yang mewakili.

Menurutnya ada beberapa titik yang harus dilakukan uji beban, dan itu juga membutuhkan waktu dan instalasi instrumen yang membutuhkan tingkat ketelitian dan pengamatan yang tinggi. Ditargetkan uji beban ini berlangsung selama Oktober.

"Setelah itu baru dibuatkan sertifikasinya untuk jalan layang ini bisa aman untuk dioperasikan. Mungkin tahapan-tahapan pekerjaannya seperti itu," tambahnya.

"Diharapkan akhir Oktober 2019 sudah ada sertifikasinya untuk bisa dinyatakan jalan ini bisa laik untuk difungsionalkan atau dioperasikan," tandasnya.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...