Hubungan Makan Micin dan Risiko Kanker

Rusmanto
Rusmanto

Hubungan Makan Micin dan Risiko Kanker ilustrasi

Konsumsi MSG Harus Dibatasi

Bukan berarti MSG sama sekali tidak memberikan dampak buruk bagi kesehatan, para ahli menyebut konsumsinya harus dibatasi demi mencegah kenaikan tekanan darah atau dampak lainnya. Sebagai contoh, jika konsumsi MSG mencapai 600 ml atau sekitar setengah kilogram, dampaknya bisa saja beracun.

Pakar kesehatan Profesor Aru Sudoyo yang merupakan Ketua Yayasan Kanker Indonesia menyebut MSG mampu memberikan pengaruh bagi otak dalam hal mengubah persepsi rasa makanan menjadi lebih enak. Hanya saja, hal ini tidak serta merta akan menyebabkan kanker. Seringkali hal ini akan menyebabkan ketagihan dan peningkatan nafsu makan yang bisa saja berimbas pada berat badan yang naik.

Jika kita kemudian menerapkan pola makan yang buruk dan kemudian mengalami obesitas, hal inilah yang kemudian bisa meningkatkan risiko kanker.

Melihat fakta ini, tak perlu khawatir dengan berlebihan jika kita sudah terbiasa makan makanan dengan kandungan MSG. Asalkan tidak berlebihan, dampaknya tidak akan begitu besar, namun jika kita membiasakan diri untuk makan makanan tanpa kandungan MSG, hal ini tentu akan jauh lebih baik bagi kesehatan.

Apa Reaksi Kamu?