Hukuman Kebiri Dapat Menyiksa Kesehatan Pelakunya

Ahmad Mashudin
Sabtu, 28 Mei 2016 20:15 WIB
Oleh Ahmad Mashudin pada Sabtu, 28 Mei 2016 20:15 WIB
Image Hukuman Kebiri Dapat Menyiksa Kesehatan Pelakunya

WinNetNews.com - Hukuman kebiri dengan cara menyuntikkan zat kimia ke dalam tubuh pelaku kekerasan seksual berbahaya bagi kesehatan. suntikan zat kimia tersebut akan membuat hormon seseorang menjadi tidak normal.

suntikan zat kimia tidak lantas membuat pria menjadi kemayu dan tak memperkosa lagi. Sebab, ujar dia, kebiri kimia cuma berfungsi menurunkan gairah seksual atau libido seseorang.

Terapi hormon diberikan kepada seseorang yang kekurangan hormon, misalnya orang yang merasa sakit karena estrogennya rendah. Sedangkan bagi orang yang gelisah akibat hormon testosteronnya rendah, ditambahkan testosteron ke dalam tubuhnya.

kebiri kimia justru menyakiti seseorang karena akan membuat kondisi hormonnya menjadi tidak seimbang. pelaku yang sudah dikebiri bisa kembali memperkosa meskipun libidonya rendah. Itu karena memorinya mengenai kekerasan seksual tetap ada. Disamping itu, pemerkosaan terjadi karena ada kesempatan dan keinginan berbuat jahat.

Seseorang yang dikebiri berpotensi lebih agresif dan memicu depresi. Dampak dari perubahan hormon adalah membuat orang gelisah, merasa kepanasan, kesakitan, mual, dan pusing.

Oleh sebab itu, pemeberian sanksi kebiri pada pelaku pemerkosaan yang diharapkan dapat mengurangi angka pemerkosaan, masih diragukan keefektifannya. Yang perlu dilakukan adalah pengamanan diperketat, edukasi diperketat, dan mengajari orang-orang supaya sopan sama perempuan.

Minyak Zaitun Cegah Keriput dan Garis Halus
Pamer Foto Seksi, Sophia Latjuba Dibilang Mirip Kyile Jenner

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.