(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

IDI Masih Gamang Ditunjuk Sebagai Eksekutor Kebiri

Gunawan Wibisono
Gunawan Wibisono

IDI Masih Gamang Ditunjuk Sebagai Eksekutor Kebiri
WinNetNews.com - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) sepertinya masih gamang bila ditunjuk sebagai eksekutor kebiri untuk para penjahat seksual. Mereka takut melanggar kode etik seorang dokter yang wajib menghormati kemanusiaan. Termasuk soal naluri seksual yang jadi kodrat manusia.

"Kami tidak bilang setuju atau tidak. Tapi, memang saat ini sebetulnya masih dalam pembahasan di dalam IDI karena masih ada penolakan," ujar Wakil Ketua Umum PB IDI Daeng M. Faqih.

Lalu, bagaimana bila secara resmi IDI ditunjuk? Daeng mengatakan, pemerintah perlu membicarakan lebih lanjut dengan pihak profesi. Sebab, hingga kini pun dia tidak tahu teknis soal hukuman kebiri itu. IDI belum pernah diajak duduk bersama untuk merancang hal tersebut.

"Jadi, tidak tahu itu dilakukan berapa kali? Teknisnya bagaimana? Karena obat tidak mungkin bisa tahan sampai seumur hidup kan," paparnya.

Meski begitu, tebersit harapan agar pemerintah tidak menunjuk pihaknya. Sebab, Daeng justru menawarkan solusi untuk penunjukan eksekutor di lapangan. Dia mengatakan, penerapan hukuman itu bisa dilakukan seseorang yang disebut eksekutor tanpa menunjuk salah satu profesi medis.

Sebab, suntik kebiri itu bukan termasuk pelayanan medis. Tapi, sebuah hukuman.

Foto: www.suarawajarfm.com


(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});