Skip to main content

Pemilu Presiden Amerika - Pasar Antisipasi Pilpres Amerika, IHSG Pun Berbalik Turun

Donald Trump dan Hillary Clinton
Donald Trump dan Hillary Clinton

WinNetNews.com - Sempat dibuka menguat, IHSG terpantau berbalik melemah sejak pukul 09.09 WIB. Indeks terpantau terus tertekan hingga 1,01% atau 55,48 poin ke level 5.415,2 pada pukul 09.42 WIB.

Ekonom PT Bank Permata Tbk Josua Pardede menilai pasar saat ini mengantisipasi seandainya Donald Trump yang meraih suara terbanyak dalam Pilpres AS 8 November, mengingat segala sesuatunya bisa terjadi.

Josua menngingatkan bagaimana pasar terkejut saat suara Brexit (Inggris keluar dari Uni Eropa) justru unggul pada referendum di Inggris pada Juni 2016.

“Antisipasi seandainya Trump menang. Ingat ketika kejadian Brexit. Tak ada yang memperkirakan Inggris keluar dari UE,” kata Josua saat dihubungi hari ini, Rabu (9/11/2016).

Dia mengemukakan pasar global memang lebih tenang jika calon dari Partai Demokrat, Hillary Clinton yang memenangkan pemilu.

“Market convident dengan Hillary yang lebih prointernasional. Tidak akan (memutus) kerja sama dengan internasional,” kata Josua.Apalagi mengingat ekspor Indonesia ke AS masuk dalam lima besar.

Sebaliknya jika Trump dari Partai Republik yang menang, bisa berimbas negatif pada ekonomi AS, China, dan Indonesia.

“Jika Hillary, kerja sama tidak ada dampak negatif. Memberikan sentimen di pasar tidak ada kekhawatiran. (Pasar) lebih tenang. Market berharap Hillary menang,” kata Josua.

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top