(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

IHSG Bergerak Datar Akibat Kebijakan The FED

Rusmanto
Rusmanto

IHSG Bergerak Datar Akibat Kebijakan The FED

Indeks Harga Saham Gabungan naik tipis 4 poin merespons kebijakan bank sentral AS yang kembali menahan suku bunga. Aksi jual asing langsung kembali terjadi.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat di posisi Rp 14.441 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 14.455 per dolar AS.

Pada perdagangan preopening, IHSG naik tipis 4,683 poin (0,11%) ke level 4.383,068. Sedangkan Indeks LQ45 menguat tipis 1,198 poin (0,16%) ke level 742,165.

Mengawali perdagangan akhir pekan, Jumat (18/9/2015), IHSG dibuka bertambah 13,861 poin (0,32%) ke level 4.392,246. Indeks LQ45 dibuka tumbuh 2,616 poin (0,37%) ke level 743,709.

Investor domestik masih mau berburu saham-saham secara selektif. Sayangnya penguatan IHSG terhambat oleh aksi jual asing.

Hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG naik 7,615 poin (0,17%) ke level 4.386,000. Sementara Indeks LQ45 menguat 1,459 poin (0,20%) ke level 742,426.

Setelah di awal perdagangan sempat naik, bursa saham Wall Street ditutup lesu, hanya indeks Nasdaq yang naik tipis 0,1%. Ini terjadi setelah bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed) memutuskan menahan suku bunga acuannya.

Bursa-bursa regional merespons kebijakan The Fed dengan bergerak mix. Tidak semua pelaku pasar Asia puas dengan keputusan Gubernur The Fed Janet Yellen.

Berikut kondisi beberapa bursa Asia pagi ini:

  • Indeks Nikkei 225 anjlok 213,58 poin (1,16%) ke level 18.218,69.
  • Indeks Straits Times turun 3,23 poin (0,11%) ke level 2.899,04.
  • Indeks Hang Seng turun 112,03 poin (0,51%) ke level 21.854,63.
  • Indeks Komposit Shanghai naik 22,55 poin (0,73%) ke level 3.108,61. 
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});