Skip to main content

IHSG Bisa Lanjutkan Koreksi

IHSG Bisa Lanjutkan Koreksi
IHSG Bisa Lanjutkan Koreksi

Indeks harga saham gabungan (IHSG) berpotensi lanjutkan pelemahan pada perdagangan saham hari ini. Pergerakan indeks diperkirakan berada pada kisaran 4.425-4.580.

Kemaren IHSG turun -143.10 poin (-3,1 persen) menjadi 4.479,50.

Sektor komoditas kembali mempimpin pelemahan. Sedangkan investor asing bukukan penjualan bersih (net selling) Rp 763,77 miliar.

Analis Reliance Securities Lanjar Nafi mengatakan, perdagangan saham akan dipengaruhi beberapa sentimen dari pasar global, seperti tingkat inflasi di Jerman, hasil pertemuan ECB terkait kebijakan pasar keuangan, ekonom dan moneter. Terakhir tingkat penjualan ritel di Amerika Serikat (AS) dengan ekspetasi sangat positif pada level 0,5 persen dari -0,3 persen.

Secara teknikal, menurut dia, IHSG bergerak gap down break out channeling support dan MA200 dari weekly chart. “Indikator Stochastic terlihat mulai melambat pada area oversold dengan momentum yang cukup rendah dari RSI,” jelas Lanjar di Jakarta, Rabu (12/8).

Dia menjelaskan, mulai terbukanya oversold berpotensi membuat indeks mixed dengan kecenderungan menguat pada kisaran 4.425 – 4.580.

sementara itu, Analis Asjaya Indosurya Securities William Suryawijaya mengatakan, IHSG kembali menembus level support dalam perdagagan kemarin. Hal ini membuka peluang indeks lanjutkan koreksi menuju level support berikutnya 4.424.

“Potensi teknikal rebound akan terlihat hari ini, namun perlu diingat bahwa sifatnya masih teknikal rebound, jika terjadi kenaikan,” papar dia. Dia menargetkan resistance terdekat yang perlu digapai saat ini berada pada level 4.649 agar dapat mengembalikan kekuatan naik IHSG.

Sementara itu, tim riset Bahana Securities menyebutkan, penurunan indeks kemarin disertai dengan pola gap down dan close outside lower band bollinger. Stochastic, RSI dan MACD, masih menunjukkan pergerakan negatif.

Hal ini, menurut dia, berpeluang membuat IHSG lanjutkan koreksi dengan kisaran pergerakan 4.425-4.625 pada perdagangan hari ini. Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi ekspektasi berlanjutnya pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS. (jk)

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top