IHSG Ditutup Menguat di 4.510,47

Muchdi

Dipublikasikan 6 tahun yang lalu • Bacaan 1 Menit

IHSG Ditutup Menguat di 4.510,47
WinNetNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak mixed sepanjang perdagangan hari ini, Selasa (26/1/2016).

Indeks berayun di antara zona hijau dan merah seiring dengan aksi jual oleh investor asing. Faktor eksternal juga turut memberikan sentimen negatif di lantai bursa, meski pada akhir penutupan berhasil parkir di teritori positif.

Pukul 16.00 IHSG ditutup menguat 4,68 poin atau 0,1 persen di posisi 4.510,47. Transaksi tidak begitu ramai pada hari ini. Volume perdagangan mencapai 2,72 miliar saham senilai Rp 3,83 triliun. Nett sell oleh asing mencapai Rp 148,9 miliar di pasar reguler.

Saham-saham yang menopang penguatan indeks yakni TLKM (Rp 3.225), ASII (Rp 6.125), BMRI (Rp 9.525) dan SSMS (Rp 1.805). Sementara itu saham-saham yang membebani adalah BBRI (Rp 11.300), BBCA (Rp 13.000) dan BBNI (Rp 4.930).

 

Sementara itu, dari 10 indeks sektoral saham, hanya dua sektor yang menguat dan sisanya melemah.

Sektor-sektor yang menguat adalah konsumer (2,23 persen) dan manufaktur (1,27 persen).

Adapun sektor-sektor yang melemah adalah agribisnis (-0,12 persen), pertambangan (-2,07 persen), industri dasar (-0,88 persen), aneka industri (-0,27 persen), properti (-0,25 persen), infrastruktur (-0 persen), keuangan (-0,82 persen), perdagangan (-0,42 persen).

Dari regional, bursa di kawasan Asia pasifik sebagian besar memerah setelah mencatatkan reli pada hari sebelumnya. Salah satunya disebabkan melemahnya harga minyak.

Indeks Nikkei 225 di bursa Tokyo Jepang ditutup turun 2,35 persen menjadi 16.708,9. Sementara itu indeks Hang Seng di bursa Hong Kong berakhir turun 2,48 persen di level 18.860,8.

 

Bahkan bursa Shanghai anjlok hingga 6,42 persen di level 2.749,79 akibat panic selling investor. Adapun bursa Seoul juga melemah 1,15 persen di posisi 1.871,69.

Nilai tukar rupiah melemah tipis sore ini sebesar 0,05 persen menjadi Rp 13.885,50 per dollar AS.

sumber dari kompas, Jakarta

Share This Story

RELATED ARTICLE

Loading interface...