Skip to main content

IHSG Ditutup Terjungkal Dipicu Sentimen China

IHSG Ditutup Terjungkal Dipicu Sentimen China
IHSG Ditutup Terjungkal Dipicu Sentimen China

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini ditutup terjungkal karena tertekan kekhawatiran perlambatan ekonomi China. IHSG anjlok 74,91 poin atau 1,63% ke level 4.510,48.

IHSG pagi tadi dibuka tergelincir ke zona merah. IHSG terkoreksi 11,98 poin atau 0,26% ke level 4.573,41 dan pada akhir sesi I jatuh makin dalam ke level 4.542,74.

Sementara IHSG pada akhir pekan lalu ditutup positif merespon pembacaan nota keuangan RAPBN 2016 di DPR. IHSG naik tipis 1,14 poin atau 0,02% ke level 4.585,39. Penguatan itu di tengah variatifnya bursa Asia. Sore ini, bursa Asia memerah karena investor khawatir tentang perlambatan ekonomi China.

Saham China merosot 6%, dengan mata uang emerging market dan harga minyak tetap berada di posisi terendah sepanjang sejarah. Saham Asia jatuh ke posisi terendah dalam dua tahun terakhir terimbas Wall Street semalam. Bursa saham Eropa juga merosot terimbas sentimen China.

"Pasar ekuitas Eropa mengambil isyarat mereka dari China, dan kecurigaan pedagang bahwa ekonomi terbesar kedua di dunia tersebut sedang menuju kejatuhan tajam," kata komentator pasar di IG David Madden, seperti dilansir dari Reuters, Selasa (18/8/2015).

Menurut dia, semakin pemerintah China mengintervensi, semakin pedagang ingin menjauh dari pasar saham. Semenrtara Federal Reserve juga semakin dekat untuk menaikkan suku bunga AS.

Indeks Shanghai anjlok 245,50 poin atau 6,15% menjadi 3.748,16; indeks Hang Seng turun 339,68 poin atau 1,43% menjadi 23.474,97; indeks Straits Times susut 11,83 poin atau 0,39% menjadi 3.055,52 dan indeks Nikkei terkoreksi 65,79 poin atau 0,32% ke 20.554,47.

Sementara, nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,91 triliun dengan 3,97 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp539,34 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp1,95 triliun dan aksi beli Rp1,41 triliun. Tercatat 59 saham menguat, 230 saham melemah dan 68 saham stagnan.

Sektor saham hari ini ditutup melemah semua. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah aneka industri yang melemah 3,88%, diikuti sektor industri dasar susut 3,21%.

Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT XL Axiata Tbk (EXCL) naik Rp285 menjadi Rp2.885, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp75 menjadi Rp47.575 dan PT Surya Toto Indonesia Tbk (TOTO) naik Rp300 menjadi Rp5.700.

Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT Mayora Indah Tbk (MYOR) turun Rp200 menjadi Rp26.000, PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) turun Rp250 menjadi Rp6.050 dan PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp225 menjadi Rp6.200.

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top