IHSG Mengikuti Bursa Asia Yang Melemah

IHSG Mengikuti Bursa Asia Yang Melemah

WinNetNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan kompak melemah bersama bursa Asia dengan turun tipis 9 poin. Aksi jual investor asing langsung marak sejak pembukaan perdagangan.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pagi ini berada di Rp 13.581 menguat tipis dibandingkan posisi pada perdagangan sore kemarin di Rp 13.585.

Pada perdagangan preopening, IHSG naik tipis 9,050 poin (0,20%) ke level 4.462,971. Sedangkan Indeks LQ45 berkurang 2,321 poin (0,30%) ke level 763,205.

Membuka perdagangan akhir pekan, Jumat (30/10/2015), IHSG terpangkas 19,921 poin (0,43%) ke level 4.452,732. Indeks LQ45 terkoreksi 4,164 poin (0,54%) ke level 761,362.

Investor domestik masih berani berburu saham, membuat koreksi IHSG sedikit berkurang. Namun koreksi saham-saham unggulan memaksa IHSG tetap di zona merah.

Hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG turun tipis 9,495 poin (0,21%) ke level 4.462,526. Sementara Indeks LQ45 melemah tipis 1,837 poin (0,24%) ke level 763,689.

Kemarin IHSG jatuh hingga 136 poin atau 2,97% gara-gara marak aksi jual. Rata-rata tiap sektor saham terpangkas hingga lebih dari dua persen.

Wall Street ditutup negatif gara-gara koreksi di saham teknologi. Pelaku pasar melihat peluang naiknya suku bunga The Federal Reserve (The Fed) akhir tahun ini.

Baca juga: Saham Teknologi Bikin Wall Street Negatif

Bursa-bursa regional kompak melemah pagi ini. Kabar The Fed naikkan tingkat suku bunga acuan semakin santer digaungkan.

disadur dari detik