Ikuti Inggris, Liga Italia Juga Digelar di Boxing Day

Rusmanto
Rusmanto

Ikuti Inggris, Liga Italia Juga Digelar di Boxing Day ilustrasi

WinNetNews.com - Serie A Italia untuk pertama kalinya bakal menggelar pertandingan di Boxing Day. Mengapa sepakbola Italia meniru tradisi di Inggris?

Di beberapa negara, kompetisi sepak bola akan libur pada saat Natal. Namun, di Inggris dan beberapa negara persemakmuran, justru akan bermain, tepatnya sehari setelah Natal. Laga pada 26 Desember itu disebut Boxing Day.

Tradisi yang sudah terjadi ratusan tahun di sepakbola Inggris itu kini dicontoh oleh Italia. Roda kompetisi sepakbola di Negeri Pizza itu akan terus berputar pada 26 Desember 2018 dengan menggelar giornata ke-18.

Italia sudah mencoba menggelar pertandingan di Boxing Day pada tahun lalu. Itu dilakukan dalam pertandingan perempatfinal Coppa Italia yang mempertemukan Lazio dengan Fiorentina. Sehari berselang, giliran Serie B yang menggelar pertandingan.

Tujuan diadakannya laga Booxing Day tak lepas dari upaya sepakbola Italia untuk memberi hiburan di waktu liburan. Tahun lalu, Serie A menjual hak siar untuk tiga musim kepada IMG sebesar 370 juta euro per musim, hampir dua kali lipat nilai dari kesepakatan sebelumnya dengan MP dan Silva.

"Konsepnya sederhana. Sepakbola profesional adalah produk hiburan dan menawarkannya selama masa liburan adalah kesempatan besar bagi mereka yang mengemban tugas," kata CEO AS Roma, Mauro Baldissoni, tahun lalu kepada The Associated Press. 

"Premier League telah menunjukkan bahwa itu berfungsi untuk menawarkan produk sepakbola selama liburan - baik dalam hal kehadiran penonton di stadion, juga penonton TV di internasional," sambungnya. 

Untuk tahun ini, Giovanni Malago selaku Komisaris Serie A yakin bahwa menggelar laga Boxing Day bakal jadi solusi meningkatkan jumlah penonton. Kesuksesannya pun diperkirakan bakal sangat luar biasa.

"Kami yakin bahwa solusi ini akan berbuah hasil yang luar biasa," kata Malago, yang dikutip dari The Sun.

Keputusan ini membuat aktivitas pesepakbola di Italia pada khususnya berubah drastis. Mereka harus berlatih di malam Natal, yang membuat waktu pemain dan jajaran staf pelatih untuk berkumpul bersama keluarga jadi hilang.

"Kami sudah tahu jadwal ini sejak bulan Juli dan karenanya kami harus menerimanya. Setiap orang memiliki kesempatan dan waktu untuk mempersiapkannya," kata pelatih Genoa, Cesare Prandelli, dikutip Football-Italia.

"Bagi kami ini adalah hari kerja. Semua orang ingin merayakan (Natal) dengan keluarga mereka, tetapi kami telah membuat komitmen, dan kami harus bermain sepakbola dengan baik," tegasnya.

Selepas Boxing Day, Serie A bakal kembali menggelar pertandingan giornata ke-19 di tanggal 29-30 Desember 2018. Setelah itu, para pelaku sepakbola di Italia akan libur sampai dua minggu. Mereka baru akan kembali menggelar laga di pekan ke-20 pada 19-22 Januari 2019.

Jadi, dengan padatnya jadwal sepakbola Italia di seputaran Hari Natal tidak lantas merampas waktu libur pemain dan pelatih. situasi ini berbeda dengan Liga Inggris yang masih terus bermain sejak awal Januari 2018.

 

 

 

Artikel ini telah tayang di detik.com dengan judul "Mengapa Sepakbola Italia Ikut-ikutan Gelar Pertandingan di Boxing Day?"
 

Apa Reaksi Kamu?