Ikuti Langkah BPN, Partai Koalisi Jokowi Ajukan Gugatan ke MK

Ikuti Langkah BPN, Partai Koalisi Jokowi Ajukan Gugatan ke MK

Senin, 27 Mei 2019 | 11:02 | Aldina Putri Nst
Winnetnews.com - Said Salahudin sebagai Pemerhati Kepemiluan mengatakan bahwa selama ini sebenarnya banyak pihak yang menolak adanya terjadi kecurangan Pemilu Serentak 2019 lalu. Namun menurutnya setiap kali isu kecurangan ini diungkapkan, banyak pihak yang menganggap bahwa isu tersebut dideklarasikan untuk mentidaksahkan suara dari KPU.

“Tetapi faktanya, semua peserta pemilu justru kini mendalikan Pemilu 2019 berlangsung secara tidak jujur dan tidak adil alias curang. Itu dapat dilihat dari daftar permohonan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) yang diajukan semua peserta pemilu ke Mahkamah Konstitusi (MK),” ungkap Said dikutip dari Gelora.co, Jakarta, Minggu (26/5/19).

Menurut Said yang juga dikenal sebagai Dewan Pakar Pusat Konsultasi Hukum Pemilu ini, fakta adanya kecurangan pemilu tidak hanya dugaan biasa. Hal tersebut berkaitan dengan fakta bila pemilu dianggap banyak pihak berlangsung jujur dan adil, maka partai-partai politik lainnya termasuk partai koalisi Jokowi tidak perlu mengajukan sengketa ke MK.

“Coba lihat daftar gugatan hasil pemilu yang masuk ke MK, itu tidak hanya diajukan pasangan capres-cawapres nomor 02 dan partai-partai politik pendukungnya. Tetapi juga diajukan calon anggota DPD, bahkan oleh parpol-parpol pendukung capres-cawapres 01,” ujarnya.

Ia yakin bahwa adanya gugatan yang diajukan oleh partai-partai koalisi presiden Jokowi ke MK, didasari dengan dugaan adanya pelanggaran terhadap asas-asas pemilu selama berlangsungnya Pilpres 2019 lalu.

“Asas langsung, umum, bebas, rahasia, dan yang lebih utama lagi asas jujur dan adil yang dinyatakan dalam Pasal 22 E ayat (1) UUD 1945, itulah yang nanti akan dijadikan sebagai parameter oleh MK dalam memeriksa, mengadili dan memutus perkara PHPU,” ungkap Said.

“Tetapi, soal benar atau tidaknya Pemilu 2019 diwarnai praktik kecurangan, kita masih harus menunggu pembuktiannya dari hasil persidangan yang akan digelar oleh MK,” tambahnya.

 

 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...