Ilmuwan: Obat Kumur dapat Kurangi Risiko Terinfeksi Virus Corona
Ilustrasi

Ilmuwan: Obat Kumur dapat Kurangi Risiko Terinfeksi Virus Corona

Rabu, 5 Agt 2020 | 19:01 | Anggara Putera Utama

Winnetnews.com -  Baru-baru ini sebuah ulasan menemukan bahwa hanya dengan berkumur menggunakan obat kumur selama 30 detik telah terbukti efektif melawan virus.

Dikutip dari laman The Sun, bahan-bahan dalam obat kumur bisa merusak kulit serangga dan membuatnya tidak berdaya.

Sekarang para ahli telah menyerukan penelitian mendesak tentang manfaat potensial dari menggunakan obat kumur untuk memerangi COVID-19.

Mereka berharap untuk menetapkan apakah merek tertentu pada obat kumur dapat menonaktifkan virus di tenggorokan.

Mencuci tangan dan mengikuti aturan sosial jarak jauh masih merupakan cara terbaik untuk melindungi diri dari virus corona, serta tetap menggunakan masker di transportasi umum dan di toko-toko.

“Penggunaan obat kumur yang aman, seperti dalam berkumur, sejauh ini belum dipertimbangkan oleh badan kesehatan masyarakat di Inggris,” kata Pemimpin studi Prof Valerie O’Donnell dari Universitas Cardiff.

Sudah diterbitkan penelitian tentang virus, termasuk virus corona secara langsung mendukung gagasan bahwa berkumur harus dianggap sebagai cara potensial untuk mengurangi penularan SAR-CoV-2.

“Yang belum kami ketahui adalah apakah obat kumur yang ada, aktif melawan membran lipid SAR-CoV-2," sambungnya.

“Tinjauan kami terhadap literatur menunjukkan bahwa penelitian diperlukan sebagai hal yang mendesak sebagai penentu potensinya untuk digunakan melawan virus baru ini,” kata Valerie.

Ini adalah area yang belum diteliti dari kebutuhan klinis utama dan para peneliti berharap proyek penelitian akan segera dimobilisasi untuk mengevaluasi lebih lanjut.

“Intervensi berbasis populasi dapat dilakukan dengan obat kumur yang tersedia, dengan pemantauan aktif, hasil untuk menentukan kemanjuran,” kata Valerie.

Profesor Valerie juga menambahkan bahwa obat kumur belum diuji terhadap virus corona baru ini.

“Orang harus terus mengikuti langkah-langkah pencegahan yang dikeluarkan oleh pemerintah Inggris, termasuk mencuci tangan sesering mungkin dan menjaga jarak sosial,” katanya

Penelitian ini menunjukkan studi klinis lebih lanjut dapat bermanfaat berdasarkan bukti teoritis.

Para peneliti dapat menilai formulasi obat kumur yang ada atau dibuat khusus di laboratorium yang kemudian akan diuji klinis.

Bahan-bahan obat kumur yang berpotensi bermanfaat termasuk etanol, povidone-iodine dan cetylpyridinium.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...