Imbas Pasca Kudeta Gagal Turki, 9 Sekolah di Indonesia Diminta Tutup

Imbas Pasca Kudeta Gagal Turki, 9 Sekolah di Indonesia Diminta Tutup

WinNetNews.com - Pasca kudeta gagal di Turki, Pemerintah Turki telah memecat ribuan tentara serta beberapa wartawan yang terkait dengan aksi Gulen tersebut.

Kini Turki kembali normal pada tanggal 16 Juli 2016. Presiden kami dan pemerintah bertanggung jawab atas hal tersebut.

Keadaan darurat ditetapkan ketika terjadi ancaman terhadap keamanan dan ketertiban, salah satunya merupakan kasus di Perancis yang baru saja memperpanjang masa darurat selama enam bulan di Negaranya. Jelaslah bahwa Turki telah menghadapi ancaman keamanan yang serius dan multi-dimensi sejak 15 Juli 2016.

Namun kini pemerintah Turki menganggap Indonesia terkait dengan Fethulah Gulen. Bahkan pemerintah Turki meminta 9 sekolah di Indonesia ditutup karena terkait dengan Gulen.

Hal tersebut mereka lakukan untuk menghukum kelompok yang melakukan upaya kudeta. Hal ini jelas bahwa upaya kudeta itu dilakukan oleh organisasi teroris Feto. upaya menunjukkan wajah sebenarnya dari organisasi teroris Feto dan pemimpinnya Fethullah Gulen, yang tinggal di Amerika Serikat.

Ada sejumlah sekolah di Indonesia, yang terkait dengan organisasi teroris ini. Menurut pejabat Indonesia, ada beberapa organisasi yang dipayungi di Indonesia, yaitu PASIAD telah ditutup pada 1 November 2015. Kedutaan kami telah lama mengungkapkan keprihatinan kami tentang kegiatan organisasi teroris Feto di Indonesia ke atas pejabat Indonesia .

1. Pribadi Bilingual Boarding School, Depok

2. Pribadi Bilingual Boarding School, Bandung

3. Kharisma Bangsa Bilingual Boarding School, Tangerang Selatan

4. Semesta Bilingual Boarding School, Semarang

5. Kesatuan Bangsa Bilingual Boarding School, Jogjakarta

6. Sragen Bilingual Boarding School, Sragen

7. Fatih Boy's School, Aceh

8. Fatih Girl's School, Aceh

9. Banua Bilingual Boarding School, Kalimantan Selatan

Selain itu, Pemerintah Turki juga menerima informasi dari Kementerian Departemen Agama Indonesia bahwa Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta di Ciputat, Jakarta Selatan juga terkait dengan Gulen. Bahkan mereka ingin universitas tersebut ditutup.

Hal ini penting untuk menyatakan bahwa setelah upaya kudeta yang dilakukan oleh organisasi teroris Feto, sejumlah negara memutuskan untuk menutup sekolah-sekolah, di antaranya adalah Jordan, Azerbaijan, Somalia dan Niger.