Skip to main content

IMF ke Indonesia Bukan Bahas Soal Utang

IMF ke Indonesia Bukan Bahas Soal Utang

Bank Indonesia memastikan kedatangan Managing Director International Monetary Fund (IMF) Christine Lagarde ke Indonesia pada 1-2 September 2015 tidak membicarakan soal utang.

Kepala Departemen BI, Aida Budiman menjelaskan, kedatangan Lagarde murni hanya untuk mengisi acar seminar yang diselenggarakan BI dan IMF di Gedung BI, Thamrin, Jakarta.

Konferensi internasional dengan tema "Tantangan Ekonomi Global dan Implikasinya bagi Para Pembuat Kebijakan di Asia" ini akan menghadirkan pimpinan dan pejabat tinggi dari beberapa bank sentral negara anggota IMF.

Perwakilan yang dipastikan hadir adalah Jepang, India, Sri Langka, Kamboja, Laos, dan Australia. Kegiatan serupa juga pernah dilakukan pada April 2013, dan Oktober 2014.

Hadirnya Lagarde di Indonesia mencoba untuk melihat bagaimana perkembangan sektor finansial di Indonesia.

"BI melihat ada kesempatan untuk bekerjasama dengan IMF, kita mengambil isu financing for development, meng-address infrastruktur, potensial output, investasi, itu akan bermanfaat untuk meningkatkan kerja," kata dia.

Aida menjelaskan, tema tersebut juga berkaitan dengan inisiatif Jokowi mengedepankan infrastruktur, bagaimana sektor keuangan memberikan opsi untuk pembiayaan.

"Nanti seminar tersebut dilakukan dalam tiga sesi, meliputi interaksi antar pembuat kebijakan. Hasil seminar nanti akan dibuat buku, nanti ada para pelaku pasar dari Jerman, dan lain-lain," terangnya.

Selain menghadiri seminar, Lagarde juga dijadwalkan bertemu Presiden Joko Widodo, Gubernur BI Agus Martowardojo, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, Menteri Perekonomian Darmin Nasution, dan pejabat lainnya. (jk)

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top