IMF: Penurunan Tajam Harga Minyak Hambat Ekonomi Global

IMF: Penurunan Tajam Harga Minyak Hambat Ekonomi Global

Rabu, 20 Jan 2016 | 14:36 | kontri
WinNetNews.com - Dana Moneter Internasional (IMF) mengatakan penurunan tajam harga minyak menunjukkan lebih banyak hambatan ekonomi global daripada memberikan stimulus terhadap pertumbuhan ekonomi dunia.

Tekanan keuangan pada para eksportir dan pemangkasan investasi mendalam di industri lebih daripada mengimbangi keuntungan yang diharapkan dari minyak murah yang dinikmati oleh para importir utama seperti Jepang dan Amerika Serikat, kata IMF seperti dilansir AFP di Jakarta, Rabu (20/1/2016).

"Harga minyak mentah yang lebih rendah biasanya akan merangsang beberapa permintaan di negara-negara di mana itu merupakan biaya rumah tangga dan bisnis penting dan memacu aktivitas ekonomi yang lebih besar," kata IMF dalam prospek terbaru tentang perekonomian dunia.

Namun, setelah jatuh 70 persen pada harga selama 18 bulan, faktor-faktor lainnya telah memperlemah keuntungan yang diharapkan dari penurunan itu.

Pertama, katanya, "tekanan keuangan di banyak eksportir minyak mengurangi kemampuan mereka untuk memperhalus guncangan, memerlukan pengurangan yang cukup besar dalam permintaan dalam negeri mereka." Kedua, jatuhnya harga telah memaksa perusahaan-perusahaan minyak dan gas untuk memotong kembali investasinya, negatif bagi pertumbuhan ekonomi.

Selain itu, IMF mencatat bahwa permintaan minyak tidak meningkat ketika harga telah anjlok. Dikatakan, faktor-faktor di belakang itu termasuk harga minyak mentah yang lebih murah tidak sepenuhnya dibebankan kepada konsumen dan kedua bahwa bisnis dan konsumen di beberapa wilayah mungkin masih mengurangi pengeluaran dan utang.

Laporan IMF diselesaikan sebelum harga minyak mentah turun sekitar 22 persen dalam dua minggu pertama tahun ini ketika para pedagang bersiap untuk Iran kembali ke pasar internasional.

(dilansir dari wartaekonomi)

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...