(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Indahnya Pegunungan Pelangi di Zhangye Danxia

Liani
Liani

Indahnya Pegunungan Pelangi di Zhangye Danxia

Di Zhangye Danxia Landform Geological Park, Gansu, Tiongkok, wisatawan dari seluruh dunia berbondong-bondong untuk melihat sebuah fenomena alam yang berupa pegunungan pelangi.

Lapisan padat mineral dan bebatuan yang menyusun barisan pegunungan itu memiliki corak lurik dengan warna magenta, merah marun, dan kuning yang tersusun seperti kue lapis.

Setelah diresmikan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO, Danxia kini jauh lebih populer di kalangan wisatawan domestik maupun internasional jika dibandingkan beberapa dekade yang lalu.

Secara geologis, bagaimana proses terjadinya pegunungan Danxia hingga memiliki warna dan motif yang begitu indah?

Selama jutaan tahun, lapisan berbagai jenis batu, termasuk batu pasir merah dan deposit mineral membentuk lapisan demi lapisan. Kemudian, 40 atau 50 juta tahun yang lalu, kekuatan lempeng tektonik raksasa mendorong sebuah daratan, yang kini menjadi India, menabrak lempeng Eurasia.

Tentu saja fenomena alam ini berlangsung dalam gerakan lambat, selama lebih dari 50 juta tahun. Jadi India 'hanya' bergeser sejauh 27 kaki setiap abad, membentur benua yang lebih besar, menciptakan retakan dan lekukan pegunungan seperti barisan pegunungan Himalaya.

Di daerah yang kini menjadi provinsi Gansu tersebut, tabrakan antara lempeng benua itu mempengaruhi lapisan batu merah dan mineral di sana yang tadinya datar menjadi berlekuk-lekuk membentuk barisan pegunungan.

Karena sebagian besar bebatuan di pegunungan Danxia mengandung kapur, tak ada tumbuhan yang dapat hidup di sana, sehingga lapisan-lapisan batu pasir merah dan mineral terlihat jelas.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});