Indomie Jadi Ramen Nomor 1 di Dunia, Saham ICBP Meroket

Khalied Malvino
Khalied Malvino

Indomie Jadi Ramen Nomor 1 di Dunia, Saham ICBP Meroket Ilustrasi. [Foto: pawarta.id]

Winnetnews.com - Siapa yang tak mengenal merek mi instan terkemuka se-Indonesia. Indomie menjadi salah satu produk sebagai ramen terbaik sedunia, sehingga harga saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) naik 1,11% ke level Rp11.400/saham dengan volume perdagangan saham mencapai 197,5 ribu unit senilai Rp2,25 miliar pada Senin (11/11).

Mengutip portal berita CNBCIndonesia.com, kinerja saham ICBP bisa dibilang cukup defensif, selama tahun berjalan masih bisa naik 9,09%, saat bursa saham domestik mengalami tekanan.

Seperti diberitakan kemarin, media Los Angeles Times membuat L.A Times Instant Ramen Power Rankings untuk menguji seberapa lezat ramen atau mie instan dari beberapa dunia. Salah satu dari 31 brand yang diuji adalah Indomie, salah satu produk andalan ICBP.

Terbukti lezat, Indomie Mie Goreng rasa ayam barbeque, produksi ICBP, menduduki peringkat nomor satu, dan Indomie Mie Goreng original menduduki peringkat nomor 10.

Sebelum masuk review, kolumis makanan, Lucas Kwan Peterson menuliskan memasukkan Indomie di slot atas secara teknis itu kurang tepat. Sebab, Indomie lebih tepat masuk dalam kategori mie instan dibandingkan ramen.

Indomie semakin diminati warga di dunia. [Foto: Kompas.com]

"Indomie Mie Goreng rasa ayam barbeque dibungkus bersama minyak bawang, kecap manis, dan saus cabai, juga bubuk ayam kaya MSG dan bawang merah goreng," tulis Peterson.

"Mereka semua berbaur menjadi sesuatu yang benar-benar surgawi. Rasa ayam menyeimbangkan rasa yang terlalu manis. Saus cabai memberikan sedikit rasa pedas dan tekstur bawang renyah benar-benar membuatnya ingin makan setiap hari," lanjutnya.

Sedangkan untuk Indomie Mie Goreng original, Peterson menceritakan bahwa ketenaran Indomie bisa membuat orang Nigeria tergila-gila, hingga mengganti kata 'mi instan' menjadi 'Indomie'.

"Indomie diperkenalkan ke Afrika Barat pada tahun 80-an dan menjadi sangat populer sehingga membuka pabrik produksi di sana pada tahun 1995. Walaupun ada lebih dari selusin merek mie instan di Nigeria, Indomie mendominasi dengan penguasaan pasar 74%," papar Peterson.

Menurut dia, sama seperti Indomie Mie Goreng rasa ayam barbeque yang menduduki peringkat nomor satu, Indomie rasa Mie Goreng klasik ini juga menjadi standar brand itu sendiri.

"[Indomie] memiliki keseimbangan rempah, rasa asin, dan tekstur yang luar biasa. Saya orangnya pemilih dan walaupun enak, merasa versi ini terlalu manis. Sejauh ini, dalam iklannya, paket Indomie ini dijamin enaknya," pungkasnya.

Apa Reaksi Kamu?