Indonesia Punya Tiga Harapan Untuk Bank Infrastruktur Asia

Indonesia Punya Tiga Harapan Untuk Bank Infrastruktur Asia

Selasa, 19 Jan 2016 | 17:20 | Muhammad Takdir
WinNetNews.com - Menteri Keuangan Bambang PS Brodjonegoro menjadi perwakilan anggota regional yang menyampaikan sambutan atas peresmian Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) dalam pertemuan perdana AIIB di Beijing, 16-17 Januari silam. Dalam pidatonya, Menkeu mengungkapkan tiga harapan terhadap AIIB ke depan, terlebih Indonesia telah menyiapkan proyek-proyek potensial yang akan dibiayai oleh lembaga tersebut.

Harapan pertama yang dikemukakan Bambang adalah AIIB dapat bekerja sama dengan lembaga keuangan internasional lainnya untuk mengatasi permasalahan infrastruktur di kawasan. Kedua, AIIB diharapkan dapat mendorong proyek-proyek yang ramah lingkungan. "Terakhir, kami berharap AIIB dapat selalu berinovasi dalam kegiatan operasionalnya," ujar Bambang seperti dipublikasikan dalam laman resmi Kementerian Keuangan, Senin (18/1).

AIIB merupakan bank pembangunan multilateral antarpemerintahan dengan modal sebesar US$ 100 miliar. Beberapa sektor utama yang difokuskan adalah energi, transportasi, pendidikan, dan kesehatan. Saat konferensi pers, Presiden AIIB Jin Liqun mengatakan bahwa Asia masih menghadapi permasalahan karena kesenjangan konektivitas dan kurangnya infrastruktur.

“Padahal, infrastruktur yang baik adalah pondasi untuk pertumbuhan ekonomi yang cepat dan dapat memperluas kesempatan ekonomi bertumbuh agar dapat meningkatkan kesejahteraan hidup bagi banyak orang,” kata dia. Pada tahun pertama operasinya AIIB akan memfokuskan pada proyek-proyek di sektor energi, transportasi, sumber daya air. AIIB diharapkan dapat menjadi sumber alternatif pembiayaan dalam pengembangan infrastruktur dan konektivitas di Asia.

(seperti dilansir dari Berita Satu)

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...