(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Indosat dan XL Nyerah di Bisnis Digital, Tri Tancap Gas

Rusmanto
Rusmanto

Indosat dan XL Nyerah di Bisnis Digital, Tri Tancap Gas ilustrasi

WinNetNews.com - Berbeda dengan yang dialami oleh Indosat Ooredoo dan XL yang harus angkat tangan soal bisnis digital, Hutchison 3 Indonesia (Tri) malah tancap gas.

Seperti diketahui, Indosat Ooredoo beberapa bulan lalu harus menutup toko online-nya, Cipika. Sedangkan, XL baru saja melepas seluruh kepemilikan sahamnya di e-commerce Elevenia.

Chief &Commercial Officer Tri Indonesia Dolly Susanto mengatakan bisnis digital yang tengah digarap oleh Tri melalui  &Co dan Bima++ merupakan cara perusahannya jadi mobile apps provider. 

Sekedar informasi, platform digital bernama &Co adalah sebagai sarana anak muda berjualan barang kreatifnya dan Bima+ sebuah platform untuk konten musik dan video.

"Kita percaya bahwa secara industri internet itu sudah menyambung, mungkin berbeda dengan lainnya yang sebagai telco, kita ambisi jadi mobile apps provider yang tak hanya menyediakan jaringan telco tapi lainnya juga," tutur Dolly.

"Itu yang kita percayai tapi untuk yang lain kita tidak bisa berkomentar," tambahnya.

Dolly menjelaskan kalau prinsip bisnis digital yang usungnya ini berbasis kerja sama. Misalnya &Co yang dinilainya bukan e-commerce saja tapi sebagai marketplace. 

"Jadi &Co sebagai ajang para anak muda untuk menyediakan barangnya atau creative hub. Untuk Bima+ itu mengajak anak muda semua menyediakan konten musik sampai video, itu ada disana. Pastinya ini sesuai dengan visi misi untuk masa depan," sebutnya.

Dengan demikian, prinsip kerja sama atau kolaborasi ini yang diyakini Tri akan menghasilkan sesuatu yang luar biasa nantinya. (detikcom)


 

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});