Industri Jawa Tengah : Kesulitan Cari Tenaga Kerja

Industri Jawa Tengah : Kesulitan Cari Tenaga Kerja

WinNetNews.com - Di tengah Pengaruh Gejolak Ekonomi Indonesia, maraknya kabar terkait pemutusan hubungan kerja(PHK) besar-besaran. Sejumlah industri mengalami kesulitan untuk mendapatkan tenaga kerja. industri-industri tersebut terletak di Jawa Tengah. Ujar Menteri Perindustrian, Saleh Husin.

Tak tanggung-tanggung, industri tersebut sedang mencari tenaga kerja dalam jumlah besar, hingga mencapai 12 ribu orang.

Menteri Perindustrian, Saleh Husin di Tangerang, Banten, seperti ditulis Rabu (14/10/2015),mengatakan "Kebutuhan tenaga kerja 12 ribu tapi kita kesulitan dapat tenaga kerja. Ada beberapa industri di Jawa Tengah kesulitan. Jadi ada beberapa tempat yang disebut PHK-PHK, tapi di satu titik fakta bahwa kesulitan tenaga kerja,"

Selain itu, Saleh juga mengaku dalam beberapa waktu terakhir, dirinya banyak meresmikan pendirian dan pengoperasian pabrik. Hal ini membuktikan penyerapan tenaga kerja baru masih berlangsung meski kondisi ekonomi belum membaik.

"Dalam beberapa kali waktu terakhir saya sering meresmikan industri dari padat karya dan industri lain yang serapan tenaga kerja cukup banyak. Minggu lalu saya resmikan pabrik di Boyolali sekitar 12 ribu tenaga kerja, pada bulan depan pabrik baru di Wonogiri.

 

Menteri Perindustrian, Saleh Husin, menjelaskan , Akhir bulan ini saya juga ada resmikan industri alas kaki, pabrik baru sepatu di Cianjur itu serap tenaga kerja baru sekitar 10 ribu orang. Ini cukup besar. Belum institusi lain,"

Selain itu, munculnya industri-industri baru ini membuktikan meski ekonomi melambat, namun industri masih tetap tumbuh dengan keyakinan investor untuk membangun pabriknya di Indonesia.

"Ini bukti pertumbuhan industri naik, walaupun memang kita tahu bahwa dengan perlambatan ekonomi produksinya menurun tapi yang kebanyakan yang bahan baku impor, pasar domestik. Tapi kalau pasarnya ekspor, itu pede-pede semua," kata Saleh.