Inflasi Jakarta pada Juli 2016 Capai 0,64%

Inflasi Jakarta pada Juli 2016 Capai 0,64%

WinNetNews.com - DKI Jakarta mengalami inflasi sebesar 0,64% sepanjang Juli 2016.

Kepala BPS DKI Jakarta Syech Suhaimi mengatakan hal tersebut menyebabkan laju inflasi di DKI Jakarta pada 2016 mencapai 1,41% dan laju inflasi tahun ke tahun (y-o-y) 2,74%.

"Inflasi yang terjadi pada bulan Juli sebesar 0,64% disebabkan naiknya harga-harga pada kelompok bahan makanan. Komoditas pangan berkontribusi ke inflasi hingga 1,36%," ujarnya di kantor BPS DKI, Senin (1/8/2016).

Dia menuturkan, kenaikan bukan hanya terjadi pada kelompok bahan makanan saja melainkan semua kelompok pengeluaran. Kelompok makanan jadi, minuman, rokok & tembakau terkerek 0,72%; kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan 0,71%; kelompok kesehatan 0,64%; kelompok sandang 0,61%; kelompok perumahan, air, listrik, gas & bahan bakar 0,27%; dan kelompok pendidikan, rekreasi dan olah raga 0,01%.

"Untuk kelompok bahan makanan komoditas yang kenaikannya paling tinggi itu bawang merah. Sementara itu, tarif angkutan antar kota juga turut mengerek inflasi karena tuslah yang terjadi pada periode Lebaran kemarin," imbuhnya.