Info Untuk Yang Menunggak Iuran BPJS Kesehatan

Info Untuk Yang Menunggak Iuran BPJS Kesehatan sumber foto : istimewa

Winnetnews.com - Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kota Medan Ari Dwi Aryani mengakui bahwa banyak peserta BPJS Kesehatan belum membayar iuran.

Walau tak membayar iuran, status kepesertaan ternyata tak otomatis terhenti, namun apabila peserta kembali mempergunakan BPJS Kesehatan untuk rawat inap atau pelayanan kesehatan lainnya maka peserta akan dikenakan denda sebanyak 2,5 persen dari biaya pelayanan kesehatan.

"Kalau tidak sakit maka tidak ada denda. Tapi kalau peserta BPJS yang menunggak tersebut mengalami gangguan kesehatan lantas masuk sebagai pasien BPJS, maka dikenakan denda 2,5 persen dari biaya pelayanan kesehatan. Jumlah tersebut juga dikali berapa bulan peserta melakukan tunggakan," tutur Ari Dwi Aryani.

Berdasarkan peraturan yang ada, denda yang dibebankan kepada peserta yang menunggak maksimal sebesar Rp 30 juta.

"Benar, ada batas atas denda. Sebesar Rp 30 juta," sambungnya.

Pembayaran iuran BPJS Kesehatan dilakukan sebelum tanggal 10 saban bulannya. Yakni dengan rincian kelas satu Rp 80 ribu, kelas dua Rp 51 ribu, dan kelas tiga Rp 25.500.