Infrastruktur yang Diresmikan Jokowi Akhir 2015

Infrastruktur yang Diresmikan Jokowi Akhir 2015

WinNetNews.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menutup tahun 2015 dengan meresmikan aneka infrastruktur di Papua. Infrastruktur tersebut mulai dari bandara hingga pabrik.

Berikut ini hasil rangkuman daftar infrastruktur yang diresmikan Jokowi di akhir 2015,

Pabrik Sagu Terbesar RI

Presiden Jokowi pada Jumat sore pekan lalu meresmikan pabrik sagu milik Perum Perhutani di Distrik Kais, Kabupaten Sorong Selatan. Pabrik sagu ini bisa mengolah 6.000 batang sagu ukuran 1 meter (tual) dan memproduksi 100 ton tepung sagu tiap harinya. Tual dipasok dari warga lokal. Setiap 1 batang tual, warga memperoleh Rp 9.000 secara tunai, sedangkan pemilik ulayat lahan sagu memperoleh Rp 900 per tual yang dipotong warga. Produksi dimulai 1 Januari 2016. Selama 3 bulan pasca produksi, terdapat proses commissioning atau ujicoba. Selama 1 tahun, proses produksi hanya 50% dari kapasitas terpasang. Produksi maksimal baru dimulai di 2017.

Bandara Sorong

Pengembangan Bandara Domine Eduard Osok (DEO) di Sorong, Papua Barat, dimulai pada 2011 hingga 2015. Pada akhir tahun ini, pengembangan yang telah dikerjakan di antaranya adalah pembangunan gedung terminal penumpang menjadi 2 lantai, pemasangan garbarata, fixed bridge, baggage handling system, lift terminal, x ray bagasi, dan kabin multi view. Pekerjaan lainnya adalah penambahan fasilitas lainnya seperti, area konsesi, area kerbside dan pembaruan desain interior terminal. Memiliki luas 13.700 meter persegi, terminal bandara yang dibangun 2 lantai dan memiliki fasilitas-fasilitas yang lebih lengkap yang akan menambah kenyamanan penumpang dengan daya tampung hingga 782 penumpang.

Bandara Wamena

Dengan luas terminal 4000 m2, bandara Wamena kini dapat menampung hingga 228 penumpang dengan fasilitas lengkap seperti, 5 buah konter check-in, kursi penumpang di ruang boarding, ruangan ber-AC, dan toilet. Pembangunan terminal Bandara dilakukan sesuai dengan standar keselamatan dan sangat memperhatikan kebersihan dan kenyamanan penumpang. Di sisi airside, Bandara Wamena memiliki 2 tempat parkir pesawat (taxi way) seluas 180 m x 45 m dan 356 m x 45 m dan 5 jalur taxi way. Saat ini bandara Wamena memiliki panjang runway 2175 m x 30 m yang bisa didarati pesawat berbadan besar seperti Boeing 737-300.

Bandara Kaimana

Pembangunan bandara Kaimana dilakukan melalui beberapa tahap, dimulai pada tahun 2012 kemudian dilanjutkan pembangunannya pada tahun 2014 dan selesai dibangun pada akhir tahun 2015. Kini, Bandara Kaimana atau Utarom memiliki desain terminal penumpang yang modern seperti yang dimiliki bandara Wamena. Dengan kapasitas terminal yang lebih besar maka akan dapat menampung penumpang hingga 102 penumpang. Selain itu, terminal penumpang dibuat sedemikian bersih dan nyaman dalam rangka peningkatan pelayanan kepada penumpang.

disadur dari situs detik-news