(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Ingat…Jangan Langsung Tidur Setelah Makan! 4 Hal Ini Mengintai

Muchdi
Muchdi

Ingat…Jangan Langsung Tidur Setelah Makan! 4 Hal Ini Mengintai Ilustrasi Kenaikan berat badan (Foto-thinkstock)

WinNetNews.com - Siang hari usai makan siang emang nikmatnya sih tertidur, habis bawaannya kalau sudah makan jadi ngantuk melulu. Tapi jangan dibiasakan ya untuk langsung tidur habis makan besar.

Menurut Massachusetts Institute of Technology, ketika kamu memutuskan tidur siang habis makan, tubuh akan bekerja lebih keras saat mencerna makanan yang terakhir kamu konsumsi dan ini bisa mengarah ke berbagai isu kesehatan. Nah lho.

Dikutip dari situs detikHealth dari laman Live Strong, Minggu (12/8/2018), berikut ini empat ancaman kesehatan jika kamu membiasakan terlelap sesudah makan besar.

1.Waspada stroke

Tidur setelah makan dapat meningkatkan kemungkinan mengalami stroke, menurut sebuah penelitian yang dilakukan di University of Ioannina Medical School di Yunani.

Penelitian, yang berfokus pada 500 orang sehat (250 yang sebelumnya mengalami stroke dan 250 yang didiagnosis dengan sindrom koroner akut) menemukan bahwa mereka yang menunggu dengan waktu paling lama antara makan dan tidur berada pada risiko terendah untuk stroke.

Teori lain mengatakan bahwa ini ada kaitannya dengan masalah pencernaan dampaknya pada tekanan darah, kadar gula darah, dan jumlah kolesterol yang bisa mempengaruhi kemungkinan mengalami stroke. Akan tetapi memang perlu studi lebih lanjut untuk mengonfirmasi hal tersebut.

2. Heartburn (rasa panas di area dada)

Berbaring telentang setelah makan besar mungkin terasa menyenangkan pada awalnya, tetapi ketika tubuh beristirahat, sistem pencernaan sebenarnya bekerja keras.

Heartburn disebabkan oleh kelebihan asam lambung sehingga menghasilkan sensasi terbakar yang menyebar dari perut ke dada. Kadang-kadang sampai ke tenggorokan.

3.Refluks asam

Gastroesophageal reflux disease, juga disebut GERD atau acid reflux, disebabkan oleh katup antara lambung dan esophagus tidak menutup semua jalan. Hal ini memungkinkan asam lambung naik ke tenggorokan sehingga menyebabkan sensasi terbakar.

Karena itu, tidur setelah makan dapat memperburuk kondisi ini. Bila tidak diobati, asam lambung yang masuk ke kerongkongan dapat merusak selaput lendir.

4. Kenaikan berat badan

Untuk menurunkan berat badan, kamu harus membakar lebih banyak kalori daripada yang kamu gunakan. Namun dengan memilih untuk tidur usai makan besar itu artinya sama dengan mengabaikan anjuran untuk bergerak aktif.

Meski begitu, tidak dianjurkan pula untuk langsung bergerak usai makan. Istirahat maksimum 15-20 menit kemudian kamu bisa memanfaatkan waktu untuk berjalan kaki.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});