Ingin Foto Seperti Di Luar Negeri ? Ini Tipsnya ..

Nadia Chevina
Nadia Chevina

Ingin Foto Seperti Di Luar Negeri ? Ini Tipsnya ..

Mengabadikan moment kecil dalam sebuah jepretan foto merupakan suatu hal yang sering kita lakukan. Terlebih lagi kini sedang heboh istilah "SELFIE". Spot memotret yang kecil, bisa berdampak besar. Memotret di Indonesia, hasilnya bisa serasa sedang Eropa atau pedesaan Amerika. Foto traveling ini sangat mungkin dilakukan, asal Anda tahu tips dan triknya.

Beberapa pemotretan saat traveling untuk mendapatkan imajinasi ala luar negeri, Anda bisa melakukannya sendiri dengan sederhana. Penasaran bagaimana caranya ? Yuk disimak ..

1. Bermain wardrobe dan properti

Pertama, Anda bisa bermain wardrobe atau properti. Tidak perlu mahal-mahal akan tetapi sesuai dengan apa yang dibutuhkan. Bagi yang suka perjalanan, properti lain bisa disertakan seperti peta atau apapun yang bisa mendukung cerita. Tentu dengan proporsi yang wajar sehingga tidak berlebihan.

Topi atau baju sederhana yang umum dipakai di luar negeri bisa Anda pakai. Dipotret dengan wardrobe seperti itu, kesannya sedang ada di luar negeri bukan?

2. Pelajari lokasi

Kedua, langsung pelajari lokasi yang akan menjadi tujuan. Bisa sebelum pemotretan dengan meriset di internet atau on the spot. Yakni begitu tiba di lokasi keliling dan memperkirakan spot-spot yang memungkinkan.

Cari spot-spot yang tidak biasa, imajinatif dan di luar dugaan. Cari dengan cara yang kreatif untuk mendapatkan angle dan komposisi yang apik. Sepeda antik, danau, dan rumah, bisa menghasilkan kesan suasana di Eropa.

3. Hindari tulisan lokal

Ketiga, hindari penanda-penanda lokal seperti tulisan atau apapun yang menunjukan pemotretan dilakukan di Indonesia. Sedangkan, penanda dan simbol khusus mengenai suatu tempat di luar negeri misalnya tulisan semacam 'New York', 'Cowboy' atau bangunan ikonik lainnya, bisa jadi perlu atau juga tidak.

Bagi seorang fotografer, penanda itu akan membatasi imajinasi publik atau yang akan melihat foto Anda. Secara alamiah, publik akan langsung mengkonfirmasi apakah foto tersebut benar-benar dilakukan di luar negeri atau hanya sekedar buatan.

Gunakanlah bahasa gambar yang universal dan membuat penasaran. Seperti rumah bergaya Victoria, rumah bata ekpos ala Eropa atau padang rumput luas dengan cahaya pagi yang menarik. Capture dengan proporsional apakah harus landscape atau bergaya portrait.

4. Steril dari wisatawan lain

Keempat, tunggulah frame benar-benar bersih dari pengunjung, terlebih pada destinasi yang ramai. Tahap ini memerlukan kesabaran walau harus antre. Jangan sampai spot tersebut lepas hanya karena terburu-buru. Ulangi beberapa kali sampai memperoleh frame yang diinginkan.

Jika sudah siap, tinggal pilihan gaya. Apalah candid atau sadar kamera. Untuk lebih memberikan variasi, tak ada salahnya menjepret dalam dua pose itu sekaligus.

5. Sentuhan artistik

Kelima, berikan sentuhan artistik fotografi, bisa berupa permainan foreground-background, 'rule of thirds', komposisi warna dan angle yang menarik. Antisipasi cahaya juga penting untuk membuat kesan yang lebih dramatis seperti hunting pada pagi atau sore hari demi mengejar semburat cahaya matahari.

Kemudian, olah gambar di berbagai aplikasi. Jika perlu tambahkan teks dan desain. Kemudian biarkan orang lain mengidentikan dengan pengalamannya masing-masing.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});