Ingin Menikah? Hilangkan 4 Pandangan Konservatif Ini

Ingin Menikah? Hilangkan 4 Pandangan Konservatif Ini

WinNetNews.com - Jika berbicara terkait asmara, itu semua bergantung dari diri Anda sendiri. Bila si dia menghormati, baik, peduli, dan cinta sama Anda, tidak ada alasan lagi untuk menolak saat dia mengajak ke pelaminan.

Namun sayangnya, hingga kini masih saja ada pasangan yang masih percaya terhadap anggapan dan pandangan konservatif mengenai pernikahan. Padahal anggapan dan pandangan tersebut sudah tidak relevan dengan perkembangan zaman.

Jadi, bila Anda pernah mendengar beberapa hal berikut, percayalah itu sudah tidak lagi berlaku.

1. Ada batasan sikap dan pendapat pada wanita

Dalam suatu hubungan kedua belah pihak berhak memberikan pendapat dan keputusan atas apapun itu. Pria tidak lagi bisa semena-mena terhadap wanita. Karena, saat ini wanita juga punya suara untuk kelangsungan hubungan kalian.

2. Pria pencari nafkah

Dulu, memang hanya pria yang mencari nafkah untuk keluarga. Tugas suamilah mencukupi segala kebutuhan keluarga. Tapi kini berbeda. Wanita juga harus bekerja. Gaya hidup yang semakin mahal, bila hanya pria maka tak akan mencukupi.

3. Perempuan harus jago masak

Memang setiap wanita dituntut untuk bisa membuat hidangan lezat. Tapi bukan berarti Anda bisa memasak segala hal. Apalagi era sekarang, masih ada wanita belum handal memasak. Perlu diingat, ini bukan berarti istri tidak berbakti pada suami karena masalah memasak.

4. Menikah sebelum berusia 30 tahun

Pria dan wanita idealnya menikah pada usia di bawah 30 tahun. Siapa bilang? Pernikahan ditentukan oleh kesiapan masing-masing pasangan. Bila si pria merasa belum cukup mapan untuk menikahi kekasihnya di usia muda, maka wanita harus bersabar.

Namun, yang menjadi kendala, wanita lah yang harus menikah sebelum menginjak angka 30 tahun. Ada penelitian yang mengungkapkan, pada usia di atas itu tingkat reproduksi wanita menurun sehingga sulit hamil.