Ingin Tampil Menawan Saat Kencan, Kulit Pria Ini Malah Melepuh karena Krim Cukur

Nurul Faradila

Dipublikasikan 2 tahun yang lalu • Bacaan 2 Menit

Ingin Tampil Menawan Saat Kencan, Kulit Pria Ini Malah Melepuh karena Krim Cukur
Ilustrasi (sumber: unsplash)

Winnetnews.com -  Saat ini, para pria sudah mulai memperhatikan penampilan mereka. Apalagi jika pria tersebut hendak pergi ke sebuah acara penting seperti kencan.

Pria berusia 26 tahun ini melakukan segala cara untuk memperlihatkan penampilan yang menarik, guna menarik perhatian pujaan hati.

Pria asal Cheltenham, Inggris, ini pun menggunakan krim penghilang bulu kaki yang sudah biasa ia gunakan selama beberapa bulan ini, agar penampilannya semakin menawan.

Namun hasil yang didapat sangat diluar dugaannya. Bukannya menawan, pria itu malah mendapatkan luka bakar di pangkal pahanya.

“Aku sedang bersiap-siap untuk kencan malam itu, jadi aku memutuskan untuk bersiap-siap kalau ada sesuatu yang baik terjadi,” katanya.

“Tapi ini bukan pertama kalinya aku menggunakan krim penghilang bulu. Aku telah menggunakan produk ini sekitar enam bulan sebelumnya, dan itu berjalan dengan sangat baik. Jadi aku mengoleskan krim penghilang bulu ke bagian bawah. Aku membiarkannya selama 10 menit, dan rasanya agak sakit ketika melepasnya,” tambahnya.

Dilansir dari Metro, William Bishop menggunakan krim penghilang bulu yang dirancang khusus untuk area sensitif seperti garis bikini.

Dia mengatakan telah melapisi pangkal pahanya dengan krim menggunakan spatula dan membiarkannya lebih dari 10 menit. Bukannya 3 – 6 menit, seperti yang direkomendasikannya.

image0

Hal itu membuat pria ini menderita luka terbuka besar yang melepuh dua hari kemudian.

Menurut Food and Drug Administration (FDA), penggunaan krim penghilang bulu haruslah sesuai dnegan instruksi yang ada dan memerhatikan semua peringatan pada label produk tersebut. Selain itu, lebih baik lakukan test kulit terlebih dahulu untuk mengetahui apakah ada alergi atau iritasi.

Penghilang bulu berbentuk gel atau krim memang sering menyebabkan luka bakar, lecet, rasa sakit menyengat, ruam gatal, bahkan pengelupasan kulit.

Akibat kejadian ini, William harus pergi ke unit gawat darurat di mana ia dirawat di unit luka bakar.

“Aku tidak terlalu memikirkan sengatan pada awalnya, tetapi semakin memburuk dan baru dua hari kemudian aku melihat luka itu membakar lubang di pangkal paha,” ujar William.

Selama dua minggu di rumah sakit, lukanya melepuh semakin parah. Hal ini mengharuskan William tetap tinggal di rumah sakit selama tiga minggu lagi untuk menerima perawatan lebih lanjut.

“Itu sangat menyakitkan. Aku hampir tidak bisa berjalan, tidur, atau duduk. Membersihkannya adalah bagian terburuk, karena lepuhan tersebut terlihat lecet dan akan pecah,” katanya.

William mengaku terkejut mengalami hal ini.

“Aku kaget akan cidera parah seperti itu dapat terjadi dari suatu produk yang tersedia. Jika kalian sedikit menyimpang dari instruksi, kalian dapat menyebabkan kerusakan serius,” tambahnya.

Dengan adanya kejadian ini, William terpaksa menunda kencannya untuk paling cepat, hingga tiga minggu mendatang.

Share This Story

RELATED ARTICLE

Loading interface...