Ini 3 Jenis Narkoba yang Digunakan Tersangka Rusuh 22 Mei Lalu

Ini 3 Jenis Narkoba yang Digunakan Tersangka Rusuh 22 Mei Lalu

Jumat, 24 Mei 2019 | 09:46 | Aldina Putri Nst
Winnetnews.com - Setelah polisi mengungkap adanya 200 lebih tersangka dalam kerusuhan aksi 22 Mei lalu, pihak polisi menyatakan bahwa 4 tersangka di antaranya terbukti positif menggunakan narkoba dan telah diamankan di Polda Metro Jaya beserta tersangka lainnya.

Terkait dengan berita tersebut, inilah jenis-jenis narkoba yang terbukti positif digunakan para tersangka perusuh aksi 22 Mei lalu, dikutip dari Alcohol and Drug Foundation.

Amphetamine

Narkoba jenis Amphetapine ini biasanya dikenal sebagai sabu-sabu yang merupakan obat dengan jenis stimulansia atau pembangkit stamina. Narkoba jenis ini bekerja di sistem saraf pusat guna mempercepat proses sinyal dari otak menuju ke seluruh tubuh. Efek samping dalam penyalahgunaan narkoba ini dapat menyebabkan adanya debar-debar pada jantung, pingsan, stroke, serangan jantung, halusinasi, serta kematian. Tak hanya itu, narkoba jenis ini juga menyebabkan kecanduan pada pengguna.

Methampethamine

Narkoba jenis methampethamine ini biasa dikenal sebagai meth yang hampir sama dengan amphetamine. Yang membedakan dari dua jenis narkoba ini hanya strukturnya saja, sementara fungsi, cara kerja, dan efek samping sama saja.

Benzodiazepine

Biasanya narkoba jenis ini disebut dengan benzo yang merupakan obat psikotropika. Obat ini biasanya hanya bisa didapatkan dengan resep dokter untuk menangani gangguan kegelisahan dan masalah pola tidur. Namun, efek jangka panjang akan diterima si pengguna jika terjadi penyalahgunaan obat tersebut. Beberapa efek yang akan didapatkan seperti gangguan kejiawaan, paranoid dan perilaku agresif. Jika menggunakannya berlebihan akan memberi dampak overdosis yang berujung dengan kematian.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...