Ini 4 Titik Kemacetan di Jawa Tengah

Oky
Oky

Ini 4 Titik Kemacetan di Jawa Tengah Sumber foto : Istimewa

Winnetnews.com - Kapolda Jawa Tengah (Jateng), Irjen Pol Condro Kirono menyebutkan, ada empat titik krusial yang diperkirakan menjadi titik kepadatan lalu lintas pada arus mudik Lebaran 2018.

Keempatnya berada di Kertasari, Kalikuto, Krapyak, dan Salatiga.

Gerbang Tol (GT) Fungsional Kertasari berada pada setelah GT Brebes Timur atau Brexit yang sekaligus menjadi penghubung antara tol operasional Peajagan-Pemalang dengan Pemalang-Batang.

"Puncak kepadatan terjadi kemarin pukul 10.00 hingga 12.00 WIB dengan panjang empat kilometer," tutur Condro dalam konferensi pers di Pos Pengamanan GT Fungsional Kertasari, Ahad (10/6)

Dalam mengantisipasi kepadatan tersebut, petugas menganjurkan para pemudik untuk keluar melalui GT Brebes Timur.

Tapi, menurut pengalaman sebelumnya, pengendara merasa enggan keluar dan memilih melanjutkan perjalanan hingga GT Fungsional Kertasari dengan alasan ingin merasakan gerbang baru.

Titik kemacetan kedua ada di Kalikuto, Kendal, tempat pembangunan jembatan yang belum selesai. Untuk menjangkaunya, pemudik dari Kertasari bisa melintasi Pemalang, masuk Pekalongan dan Batang.

Menurut prediksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, jembatan ini baru selesai H-2 Lebaran atau pada Rabu (13/6).

Upaya yang dilakukan petugas keamanan adalah mengeluarkan pemudik ke jalan nasional. Ada dua pintu keluar yang bisa digunakan, yaitu gerbang Gringsing dan pintu menjelang jembatan Kalikuto.

"Pemudik harus menempuh sekitar 500 meter jalan nasional baru masuk lagi ke ruas tol," ucap Condro.

Hambatan ketiga berada di Krapyak, Semarang, yang berada tidak jauh dari Kalikuto.

Titik terakhir adalah GT Fungsional di Salatiga, tepatnya berada di Km 459 yang mengarah ke Kartasuro. Di pintu tol ini, pemudik belum dikenakan biaya, tapi tetap ditahan.

Kemacetan tersebut diakibatkan adanya turunan dan tanjakan terbilang curam yang berada sekitar 10 kilometer dari GT Fungsional Salatiga.

"Jam 17.00 sudah kami tutup karena membahayakan kalau berjalan pada malam hari. Rekayasa ini sudah berjalan," kata Condro.

Sementara itu, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono rencana peresmian Jembatan Kalikuto pada H-2 belum mengalami perubahan.

Hanya, pihaknya masih belum menentukan jam pastinya, antara pukul 00.00 atau 06.00 WIB.

Ia berjanji akan mengecek sendiri sebelum dibuka untuk para pemudik yang ingin menuju ke Semarang.

Menurut Basuki, penyelesaian pembangunan Kalikuto dipastikan sesuai target karena memang dikejar untuk arus balik Lebaran 2018.

"Kalau tidak dikejar, dampaknya bisa macet di keluaran jalan nasional," tuturnya.

Apa Reaksi Kamu?