Ini Alasan Jurnalis Rusia 'Ditewaskan'
istimewa

Ini Alasan Jurnalis Rusia 'Ditewaskan'

Kamis, 31 Mei 2018 | 08:51 | Rusmanto

WinNetNews.com - Drama penembakan jurnalis pengkritik Presiden Rusia Vladimir Putin, Arkady Babchenko bak plot di film. Kabar tersebut sengaja disebar untuk menyelamatkan dia dari rencana pembunuhan yang dilakukan pihak Rusia. 

Seperti dilansir Reuters, Kamis (31/5/2018), Kepala Badan Keamanan Ukraina, Vasyl Hrystak mengatakan penyerangan terhadap Babchenko sengaja dilakukan. Tujuannya untuk menangkap pasukan yang dibayar oleh Rusia. 

Ternyata upaya 'settingan' yang dilakukan Babchenko dengan badan keamanan rahasia Ukraina itu berhasil. Pihak Ukraina mengklaim telah menangkap satu pelaku yang akan menyerang Babchenko. 

Baca juga: Jurnalis Pengkritik Presiden Putin Tewas Tertembak di Ukraina

Babchenko yang semula dikabarkan tewas karena ditembak, tiba-tiba saja muncul dan membuat kaget banyak orang. Dia berterima kasih kepada badan keamanan Ukraina yang telah menyelamatkan hidupnya. 

"Saya melakukan pekerjaan saya. Saya masih hidup. Saya telah mengubur banyak teman dan kolega. Tapi tidak ada jalan lain," ucap Babchenko dalam konferensi pers yang disiarkan televisi Ukraina. 

Baca juga: Jurnalis Pengkritik Putin Ternyata Masih Hidup

Semula, Babchenko dikabarkan meninggal dunia di dalam ambulans setelah sang istri menemukannya berlumuran darah di rumah mereka yang ada di Kiev, Ukraina. Babchenko dinyatakan meninggal akibat luka-luka yang dideritanya.

Babchenko yang mantan tentara dalam perang Chechnya ini, dikenal sebagai salah satu jurnalis perang Rusia paling terkenal. Pada 27 Februari 2017, dia meninggalkan Rusia karena khawatir dengan keselamatannya usai mengkritik kebijakan pemerintah Rusia di Ukraina dan Suriah. (detikcom)

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...