Ini Asal Usul Telur dan Kelinci yang Identik dengan Paskah
Foto:Istimewa

Ini Asal Usul Telur dan Kelinci yang Identik dengan Paskah

Senin, 2 Apr 2018 | 15:31 | Cindy Cesilia

WinNetNews.com-  Momen Paskah memang selalu identik dengan telur dan kelinci. Dikutip dari CNN, sejumlah sumber menyebutkan, kisah asal telur Paskah dimulai di Eropa Abad Pertengahan, dan kemungkinan tidak berasal dari orang Kristen. Telur Paskah pertama justru sebenarnya milik tradisi agama yang berbeda.

Setelah itu, tradisi telur ini kemudian berkembang dengan telur yang kemudian dihias. Salah satu sumber menyebutkan, menghias telur paskah merupakan tradisi yang sudah ada sejak abad ke-13. Telur paskah yang dahulunya hanya dicat dengan warna merah sebagai simbol darah Yesus kini mulai didekorasi dengan berbagai warna.


Menghias telur berawal di Inggris pada 1290, ketika Edward I membeli 450 telur untuk dwarnai atau dihias dengan daun keemasan dan didistribusikan pada 'pasukan kerajaan' untuk Easter. Kisah ini dimuat dalam buku 'Stations of the Sun; A History of the Ritual Year in Britain' yang ditulis Ronald Hutton, profesor sejarah di University of Bristol.


Paskah juga identik dengan kelinci. Kebiasaan ini juga berasal dari tradisi pagan yang merayakan Dewi Eostre atau Austro yang dikenal sebagai dewi musim semi atau dewi kesuburan yang biasanya ditampilkan memegang telur dan kelinci. Di samping itu, kelinci dikenal sebagai simbol kesuburan dan permulaan kehidupan baru karena dikenal mampu berkembang biak dengan cepat dan banyak. 

Kedua hal tersebut, telur dan kelinci kemudian diikuti oleh tradisi lainnya yakni membagikan permen. Ditengarai asal usul permen paskah berasal dari tahun 1800-an i Eropa dimana pembuatan telur cokelat pertama kali dibuat.
 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...