Ini Aturan Minum Obat Pereda Nyeri yang Aman
ilustrasi

Ini Aturan Minum Obat Pereda Nyeri yang Aman

Minggu, 4 Agt 2019 | 11:45 | Rusmanto
Winnetnews.com -  Obat pereda nyeri dapat mengatasi nyeri akibat penyakit tertentu, cedera, hingga operasi. Namun, obat ini juga memiliki sederet efek samping. Itu sebabnya Anda perlu memahami dosis yang tepat saat mengonsumsi obat pereda nyeri, terutama saat minum obat pereda nyeri yang dijual bebas.

Dosis aman berbagai obat pereda nyeri

Berikut adalah beberapa jenis obat pereda nyeri yang paling umum serta anjuran penggunaannya:

1. Paracetamol

Paracetamol digunakan untuk meredakan demam, sakit kepala, nyeri haid, migrain, serta rasa nyeri pada tubuh akibat pilek. Obat ini tersedia dalam bentuk tablet dengan dosis 500 atau 665 miligram.

Dosis sekali minum bagi orang dewasa berkisar antara 500-1.000 miligram atau sebanyak 1-2 tablet. Obat pereda nyeri ini dapat dikonsumsi secara rutin atau hanya saat nyeri muncul, tergantung penyebab nyeri dan anjuran dosis dari dokter.

Jangan meminum lebih dari 4.000 miligram paracetamol dalam jangka waktu 24 jam. Jika Anda perlu mengonsumsi paracetamol secara rutin atau rasa nyeri belum mereda, tunggulah selama 4-6 jam dari waktu minum paracetamol sebelumnya.

2. Ibuprofen

Ibuprofen adalah obat pereda nyeri yang termasuk dalam golongan obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID). Fungsinya untuk mengatasi nyeri yang disebabkan oleh peradangan, seperti pada penderita radang sendi atau orang yang mengalami cedera.

Obat pereda nyeri ini memiliki dosis sekali minum sebesar 200-400 miligram atau setara dengan 1-2 tablet. Konsumsi dalam sehari tidak boleh melebihi 1.200 miligram.

Seperti paracetamol, Anda juga harus memberi jeda setiap meminum ibuprofen.

Jika Anda meminum ibuprofen sebanyak 3 kali sehari, berikan jeda selama 6 jam sebelum dosis selanjutnya. Jika Anda perlu mengonsumsi 4 butir tablet ibuprofen, berikan jeda selama 4 jam antara tiap butir.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...